Harga 1 Dus Mulai Rp40 Ribuan, Teh Pucuk Harum Hanya Butuh 5 Tahun Untuk Kuasai Pasar

Teh Pucuk Harum - (Sumber: mayora.com)

Dengan alasan lebih praktis, terhadap produk segar dalam kemasan dianggap kian melonjak. Hal tersebut juga dimanfaatkan oleh sejumlah dalam memproduksi minuman kemasan. Tak terkecuali, PT Mayora Tbk, yang semakin populer berkat menghadirkan produk Teh Pucuk Harum.

Produk dengan kategori Ready To Drink Tea keluaran Mayora ini dianggap mampu bersaing dalam kompetisi beverages di tahun 2017. Industri Food and Beverages dirasa cukup menarik karena menjadi kebutuhan bagi khalayak ramai. Namun, dianggap lebih selektif dalam memilih produk, khususnya untuk minuman kemasan. Mereka lebih menyukai untuk memilih yang telah mereka kenal.

Melihat kondisi tersebut dan antisipasinya dalam kompetisi di pasar, Mayora senantiasa mengatur strategi dalam memasarkan Teh Pucuk Harum. Strategi yang Mayora lakukan adalah dengan melakukan observasi baik itu ke market atau konsumen secara reguler. Sejak awal brand Teh Pucuk Harum dilengkapi dengan berbagai platform komunikasi yang disesuaikan dengan target pelanggannya, dan target produk Teh Pucuk Harum ini adalah untuk semua kelas.

“Kami memiliki strategi komunikasi utama melalui televisi dan sejumlah media yang lain. Era disruptif yang sarat akan digital ini disambut Mayora dengan menyiapkan digital aset yang cukup,” ungkap Erick Harijanto, Manager Marketing RTDT (Ready To Drink Tea) & Juice PT Mayora Tbk, dilansir dari SWA.

Kanal yang modern digunakan untuk platform digital marketing seperti website, Facebook, Twitter, dan Instagram. Melalui platform tersebut Mayora rajin berinteraksi dengan konsumen sesuai dengan tren saat ini.

Strategi komunikasi yang dilakukan Mayora juga lebih sederhana tapi efektif dan bersahabat. Event yang relevan senantiasa diikuti untuk mengembangkan Teh Pucuk Harum untuk target pemasarannya. Upaya ini Juga dijadikan kegiatan untuk meningkatkan basis konsumen yang loyal.

“Kami mencoba untuk lebih relevan dengan target konsumen dan selalu update dengan tren yang ada. Masing-masing jaringan pemasaran memiliki perannya masing-masing. Kami melihatnya bahwa di satu sisi masih butuh media konvensional, tapi juga menyasar digital untuk target anak muda. Lewat keduanya, Mayora berusaha tetap intens berinteraksi,” lanjutnya.

Dengan strategi yang efektif ini, terbukti membuat Teh Pucuk hanya membutuhkan waktu lima tahun untuk bisa kuasai pasar. Teh melati dalam kemasan botol plastik itu telah sukses menguasai pasar teh non cup jasmine dengan pangsa mencapai 43%. Ini tentu pencapaian yang luar biasa bagi merek yang bisa dibilang pendatang, dibanding para pesaingnya yang telah lebih dahulu terjun.

Adapun penjualannya mencapai rata-rata 100 juta botol per bulan. Kapasitas 100 juta botol per bulan dihasilkan dari empat pabrik di Ciawi, Pasuruan, Makassar, dan Palembang. Pada akhirnya peningkatan yang luar biasa ini, memaksa Mayora mendirikan satu pabrik baru lagi di Ciherang, Bogor dengan kapasitas 40 juta botol per bulan.

Sebagai informasi, produk Teh Pucuk Harum diproduksi dalam sejumlah ukuran kemasan botol, mulai dari yang terkecil ukuran 350 ml, 480ml, hingga 1.500ml. Dalam satu 1 dus teh pucuk ukuran 350 ml, berisi 24 botol dan dijual seharga Rp40.000. Sementara untuk 1 dus teh pucuk ukuran 480ml, berisi 12 botol dan seharga Rp48 ribuan.

Loading...