Gerak Terbatas, Rupiah Melemah Tipis di Akhir Transaksi

rupiah melemah

Setelah bergerak di rentang yang relatif sempit, harus menyudahi perdagangan Kamis (9/11) ini di zona merah dengan pelemahan yang sangat tipis. Menurut catatan Index pukul 15.59 WIB, NKRI mengakhiri transaksi hari ini dengan melemah hanya 2 poin atau 0,01% ke level Rp13.516 per .

Sebelumnya, rupiah ditutup menguat walau hanya 1 poin atau 0,01% di posisi Rp13.514 per dolar AS pada perdagangan Rabu (8/11) kemarin. Kemudian, pagi tadi, mata uang Garuda melanjutkan tren positif dengan kembali menguat 1 poin atau 0,01% ke level Rp13.513 per dolar AS saat pembukaan. Sepanjang transaksi hari ini, spot bergerak di kisaran Rp13.507 hingga Rp13.524 per dolar AS.

Dari global, indeks dolar AS terpantau bergerak di zona hijau pada perdagangan Kamis, meski prospek jangka panjang mata uang tersebut masih dihantui kekhawatiran seputar potensi tertundanya rencana yang diusung pemerintahan . Mata uang Paman Sam naik 0,037 poin atau 0,03% ke level 94,893 pada pukul 11.34 WIB, setelah sebelumnya berakhir melemah di posisi 94,866.

Fokus pasar saat ini memang tertuju pada perkembangan seputar rencana reformasi pajak yang diusung Donald Trump. RUU pemangkasan pajak oleh Senat AS, yang berbeda dengan DPR setempat, diperkirakan akan diluncurkan pada hari ini waktu setempat. Perbedaan tersebut berpotensi menyulitkan upaya perombakan pajak oleh Partai Republik.

“Ada risiko kekecewaan yang sangat besar,” tutur pakar strategi mata uang untuk Western Union Business Solutions di Melbourne, Steven Dooley, seperti dilansir Reuters. “Dolar AS bisa mengalami fase pelemahan (dalam jangka pendek) akibat ketidakpastian seputar reformasi pajak yang diusung oleh Donald Trump.”

Sementara, siang tadi menetapkan tengah berada di posisi Rp13.514 per dolar AS, menguat 10 poin atau 0,07% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.524 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang Asia bergerak mixed versus greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,15% dialami won Korea Selatan, sedangkan pelemahan terdalam menghampiri yen Jepang yang turun 0,11%.

Loading...