Gagal Capai Level Tertinggi, Harga Bitcoin Hari Ini Turun ke $ 8.100

Bitcoin - flippingincome.com

Pada Jumat (24/11) pagi, CoinMarketCap menunjukkan bahwa hampir menyentuh level tertinggi sepanjang masa di angka 8.300 per 1 BTC. Akan tetapi, tidak lama kemudian harga kembali mundur ke angka USD 8.200. Hari ini, Sabtu (23/11), berdasarkan dari CoinDesk Index, harga turun 0,04 persen ke level USD 8.198,57 atau sekitar Rp 110 jutaan setelah dibuka di level USD 8.201,46. Sepanjang hari ini diperdagangkan pada rentang angka USD 8.156,75 hingga USD 8.223,07 dengan pangsa sebesar USD 137 miliar.

Harga bitcoin sendiri terus mengalami fluktuasi seiring dengan ketidakpastian terkait cryptocurrency. Selama tak ada bencana yang menyerang pasar, maka para akan menyaksikan tren bullish dalam penguatan bitcoin. Menurut Andrei Popescu, CEO COSS Ventures, “BTC mencapai level tertinggi sepanjang masa, menyebarkan kepercayaan diri tapi juga ketakutan di antara para .”

harga jangka pendek menunjukkan pola bullish, karena semakin banyak momentum untuk pergerakan selanjutnya. Kami jelas melihat skenario bullish pada grafik saat ini dan dalam pola pelarian, formasi teknis saat ini diperkirakan tidak menemukan resistensi lainnya dari level USD 10.000, yang mungkin bertindak sebagai penghalang psikologi,” imbuh Popescu, seperti dilansir Coinidol.

Sementara itu, pasar Korea Selatan sebagai salah satu basis bitcoin terbesar di dunia setelah Jepang dan AS menunjukkan tingkat premi sebesar 5%. Bahkan di Korsel bitcoin masih diperdagangkan dengan harga USD 8.450, dengan premi USD 300.

Secara historis, pasar bursa pertukaran bitcoin Korea Selatan telah menunjukkan premi yang tinggi di tengah rally bitcoin yang kuat. Lonjakan harga bitcoin biasanya memicu umum dan investor pada bursa utama seperti Bithumb untuk berinvestasi di bitcoin, bahkan dengan premi substansial.

Meski demikian, Choe Heung-sik, Kepala Financial Supervisory Service (FSS) Korea Selatan mengungkapkan bahwa pemerintah Korsel tak akan menerapkan peraturan yang ketat mengenai perdagangan kripto di masa mendatang. “Meskipun kami memantau praktik perdagangan cryptocurrency, kami sekarang tidak memiliki rencana untuk mengawasi bursa secara langsung. Pengawasan hanya akan dibuat setelah pengakuan legal atas token digital sebagai mata uang yang sah,” ujar Choe.

Loading...