Tak Kalah dari Merek Besar, Franchise Pizza Rumahan Ternyata Juga Menguntungkan

Pizza RumahanPizza Rumahan

Pizza merupakan makanan Italia yang juga di Indonesia. Tak hanya lezat disantap, keuntungan dari menjalankan bisnis pizza rumahan pun kabarnya cukup gurih. Jika belum memiliki resep sendiri, tak ada salahnya untuk mencoba peruntungan lewat usaha waralaba atau franchise pizza rumahan.

Pizza Bees misalnya, gerai pizza asal Solo yang menyasar kalangan menengah ke bawah ini beberapa tahun lalu telah membuka penawaran kemitraan dengan beberapa pilihan . Misalnya untuk Island Booth biayanya antara Rp30 juta hingga Rp40 jutaan dan dengan antara Rp50 juta sampai Rp75 jutaan.

Mengenai omzet, Pizza Bees Paket Island Booth kabarnya dalam sebulan rata-rata dapat menghasilkan sekitar Rp40 juta hingga Rp50 jutaan. Sedangkan untuk Paket Kafe omzetnya sekitar Rp50 juta sampai Rp60 jutaan per bulan. Dengan demikian, dalam waktu antara 1-2 bulan, mitra sudah dapat balik modal.

“Jadi kita dirikan Pizza Bees ini dikarenakan kita tidak mau sistem makanan yang booming. Kita mau yang memang benar-benar sudah menjadi lifestyle. Kalau bisa ini kita buat pangsanya itu bukan menengah ke atas, tapi menengah ke bawah,” kata pemilik Pizza Bees, Rahadian Bagus, seperti dilansir Franchiseglobal.

Tak hanya di Solo, usaha pizza homemade serupa di Malang seperti Pizza Combi pun kabarnya berhasil meraup keuntungan yang menggiurkan. Khoilul Rohman bersama beberapa temannya mengaku membuka usaha Pizza Combi sejak 2015 dengan berawal dari berjualan di food truck. Tapi tak disangka sambutan masyarakat cukup baik hingga akhirnya mereka membuka gerai yang lebih luas. “Saya belum pernah nemu pizza yang cocok di lidah saya. Makanya, saya dan teman-teman berusaha cari resep yang pas,” jelas Khoilul.

Saat mengawali bisnis dari nol, Khoilul mengaku hanya memperoleh pesanan 10 pizza per hari, tetapi pada 2017 ia berhasil memanggang sekitar 180 pizza per hari di outlet Surabaya saja dengan omzet mencapai Rp100 juta sampai Rp250 juta per hari untuk satu outlet. Pendapatan bersihnya sekitar Rp20 juta sampai Rp80 juta. Mereka sebelumnya juga membuka sistem franchise dengan modal awal minimal Rp700 juta, sudah termasuk kedai, karyawan, resep, dan juga .

Loading...