FFR Target Tetap, Rupiah Melemah Tipis 1 Poin di Pembukaan

Jakarta – Rupiah dibuka tipis sebesar 0,01 persen atau 1 poin ke posisi Rp 13.369 per dalam pagi hari ini, Kamis (2/2). Selanjutnya rupiah berbalik menguat 0,04 persen atau 5 poin ke Rp 13.363 per . Sayangnya penguatan rupiah tersebut tak bertahan lama karena hingga pukul 8.45 WIB rupiah kembali bergerak di zona merah.

Kemarin, Rabu (1/2) rupiah berakhir menguat 1 poin atau 0,01 persen ke Rp 13.368 per AS usai diperdagangkan di rentang angka Rp 13.340 hingga Rp 13.384 per AS. Sementara itu indeks AS dilaporkan menguat 0,15 persen atau 0,15 poin ke 99,66 pada pukul 15.58 WIB.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta menuturkan bahwa dolar AS menguat tipis setelah dirilisnya meeting yang memutuskan untuk mempertahankan FFR target. Pernyataan Yellen yang optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika juga turut mendorong penguatan the .

Penguatan dolar AS juga turut terbantu oleh ISM manufacturing AS yang tadi malam mengalami kenaikan meskipun muncul tuduhan manipulasi oleh Trump pada otoritas moneter dan Jepang. Kini tengah fokus pada data non-farm payrolls AS yang akan dilaporkan pada Jumat malam.

Sedangkan di Indonesia nilai mengalami kenaikan melebihi prediksi BI dan mendekati titik tengah target. “Tekanan pelemahan rupiah bisa kembali, terangkat oleh sentimen kenaikan dan kembalinya penguatan dollar index,” ujar Rangga.

Perhatian para pelaku pasar kini akan tertuju pada pencapaian pertumbuhan 2016 yang akan dilaporkan pada Senin (6/2) depan dan diprediksi melambat dari periode sebelumnya.

Loading...