Fed Fund Rate Naik Desember, Rupiah langsung Anjlok

Federal reserveSemakin jelasnya sinyal untuk segera menaikkan membuat Rupiah terperosok hingga 158 poin. Rupiah diketahui hingga 1,17% ke level Rp 13.638 per AS pada pembukaan pagi ini (29/10).

Hal ini disinyalir terjadi akibat kabar yang datang menyebutkan bahwa AS tersebut bakal menaikkan suku bunganya paling cepat pada Desember mendatang. Untuk saat ini, masih mempertahankan suku bunga acuan di level 0,00% hingga 0,25%.

Rangga Cipta, Analis Samuel Sekuritas Indonesia menyatakan bahwasanya keputusan The Fed untuk tidak menaikkan suku bunga seharusnya bisa memberikan dorongan positif terhadap Rupiah. “Akan tetapi meningkatnya peluang kenaikan Fed Fund Rate target di Desember 2015 yang memicu penguatan indeks Dolar AS hingga pagi ini diperkirakan justru akan memberikan tekanan pelemahan terhadap Rupiah,” sebutnya dalam hasil riset yang diterima oleh awak media, pagi ini.

Sebelumnya, Rupiah sempat memanfaatkan momen untuk menguat tajam pada sesi penutupan perdagangan kemarin (28/10). Rupiah terapresiasi hingga 1,05% atau setara 143 poin ke level Rp 13.480/ pada Rabu sore.

Riset dari analis MNC Securities Yosua Zisokhi mengatakan jika Rupiah akan mengalami pergerakan terbatas setelah menguat hingga 1% pada perdagangan sebelumnya. “Kita liat Rupiah bergerak dengan rentang yang tipis ya,” katanya.

Menurut Yosua, Rupiah pada hari ini bakal bergerak di kisaran Rp13.420-Rp13.555 per USD.

Loading...