Faktor Ekonomi Picu Munculnya Gerakan Separatis di Eropa Barat

Faktor Ekonomi Picu Munculnya Gerakan Separatis di Eropa Barat

Jatuhnya Uni Soviet dan pecahnya Yugoslavia telah mendorong terciptanya sejumlah baru di kawasan Timur. Sebaliknya, kawasan perbatasan di justru tetap kuat. Meski demikian kawasan Barat tampaknya belakangan sedang menghadapi serangkaian tantangan dari gerakan separatis yang menuntut , misalnya saja seperti Catalonia. Tak hanya itu, gerakan separatis di kawasan Spanyol rupanya bukan hal yang aneh, sebab ada beberapa daerah di Eropa lainnya yang ingin menjadi otonom.

Dari sekian lokasi di Eropa Barat, tak ada yang lebih keras menyuarakan kemerdekaan selain Catalonia. Meski daerah mereka tertindas, Catalonia telah mencapai otonomi budaya dan politik yang cukup besar. Bahkan mereka memiliki daerah sendiri. Hal-hal semacam itu tampaknya belum cukup bagi sekitar 7,5 juta Catalonia.

Jutaan penduduk Catalonia menyatakan keinginannya untuk memiliki negara sendiri, terutama karena faktor . Mereka meyakini jika negara pusat telah menyedot kekayaan mereka hingga habis. Wilayah yang mencakup Barcelona ini disebut-sebut telah menyumbang sekitar 20% dari PDB Spanyol.

Oleh sebab itu pada hari Minggu (1/10) daerah ingin mengadakan . Massa diminta oleh para politisi separatis untuk mencetak dan menyebarkan poster yang menyuarakan kemerdekaan Catalonia. “Saya meminta Anda agar pergi memberi suara! Pilih masa depan Catalonia,” ujar Carme Forcadell, ketua parlemen daerah Catalonia, seperti dilansir VOA Indonesia.

Namun aksi ini mendapat tentangan keras dari pemerintah konservatif Spanyol yang dipimpin oleh Mariano Rajoy. Pemerintah pusat di Madrid sedang berupaya untuk menggagalkan referendum melalui pengadilan dan dengan mengerahkan polisi. Kaum separatis Catalonia sendiri mengaku tak gentar dan ingin terus maju untuk memproklamirkan kemerdekaan mereka apabila pendukung kemerdekaan menang dalam referendum.

Catalonia sendiri berkaca pada wilayah tetangga, yakni Basque Country. Basque Country merupakan satu-satunya wilayah di Spanyol yang tak mengirimkan pendapatan pajak ke Madrid. Basque Country bertanggungjawab atas pajaknya sendiri meski wilayah ini tergolong lebih miskin dibanding Catalonia. Seperti halnya Catalonia, Basque Country kabarnya tertindas oleh kediktatoran Franco. Wilayah ini juga menuntut kemerdekaan meski gagasan tersebut ditolak oleh Madrid.

Sederet kawasan lain yang juga berupaya untuk memisahkan diri dari pemerintahan pusat adalah Skotlandia, Flanders, Padania, Corsica, hingga Tyrol Selatan. Faktor utama yang menjadi pendorong kawasan-kawasan tersebut untuk menuntut kebebasan dari pengaruh pemerintah pusat adalah faktor ekonomi hingga bahasa daerah yang menjadi masalah utama di Corsica. Sejumlah orang percaya bahwa mengabaikan bahasa daerah seperti yang dilakukan pemerintah Prancis terhadap Corsica bisa mengancam persatuan nasional.

Sedangkan faktor ekonomi jadi faktor utama karena sebagian wilayah biasanya ingin mengolah sumber daya di kawasannya sendiri secara mandiri atau tak ingin terlibat urusan utang pemerintah pusat seperti yang dialami Tyrol Selatan.

Loading...