Euforia Pelantikan Jokowi-Jusuf Kalla Dongkrak Naik Rupiah

JAKARTA – Analis keuangan Zulfirman Basir mengatakan euforia dari peresmian Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai presiden Indonesia dan wakil presiden untuk periode 2014-2019 telah mendorong nilai tukar menguat terhadap AS.

“Dari sisi fundamental, euforia pelantikan telah memberikan sentimen positif terhadap rupiah,” Ujar Zulfirman, analis Monex Investindo Futures, seperti dikutip kantor berita Antara di Jakarta, Senin (20/10) .

Selain itu Zulfirman menambahkan, ekspektasi kondisi politik dalam negeri relatif stabil setelah pertemuan antara Jokowi dan saingannya setelah pemilihan presiden pada 9 Juli lalu, Prabowo Subianto, telah meredakan kekhawatiran tentang politik di Indonesia.

Zulfirman mengatakan bahwa harapan stabilitas politik di kalangan pelaku akan berdampak positif pada pertumbuhan Indonesia ke depan dan bahwa pelaku pasar berharap bahwa perbaikan dalam negeri akan sejalan dengan program yang diusulkan oleh pemerintahan Jokowi-Kalla.

Pada sesi perdagangan tengah hari, diperdagangkan antar bank di Jakarta telah diperkuat oleh 84 poin menjadi Rp 12.025/USD dari semula Rp 12.109/USD.

kipas-dollarrupiahZulfirman mengatakan bahwa pengumuman kabinet Jokowi-Kalla adalah prediktor utama berikutnya dari prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Zulfirman menambahkan bahwa kebijakan perbankan terbaru dari bank sentral akhirnya bisa membantu ekonomi Indonesia, sebagai salah satu mitra perdagangan .

“Prospek rupiah relatif stabil. Diperkirakan rupiah akan diperdagangkan dalam kisaran Rp 11.985 – Rp 12.000 per dolar AS pada hari Senin, ” imbuh Zulfirman.

Loading...