Erupsi Gunung Agung, Kunjungan Wisman ke Bali Turun 16%

Erupsi Gunung Agung - sains.kompas.com

BALI – Erupsi Gunung Agung memang memiliki dampak yang besar terhadap sektor di Bali. Aliran , khususnya mancanegara, terpantau melambat selama bulan Oktober 2017 kemarin setelah tanda-tanda potensi letusan gunung berapi tersebut semakin intensif pada akhir September 2017, yang sekaligus ‘melukai’ Dewata.

Menurut rilis Badan Pusat Statistik, yang dikutip , pelancong yang datang ke Bali selama bulan Oktober 2017 turun sekitar 16 persen dari bulan sebelumnya, menjadi 460 ribu wisatawan. Erupsi Gunung Agung menyebabkan sejumlah dan hotel mengalami pembatalan, yang berdampak terhadap penurunan tingkat reservasi hunian menjadi 65,9 persen di bulan kesepuluh.

Seperti diketahui, Gunung Agung meletus pada akhir bulan November kemarin untuk pertama kalinya dalam 53 tahun terakhir, dan pihak berwenang sudah menaikkan tingkat kewaspadaan tertinggi pada tanggal 27 November 2017. Abu vulkanik yang menyembur dari gunung tersebut pun membuat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar terpaksa ditutup untuk sementara waktu, yang menyebabkan sejumlah pembatalan penerbangan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan kerugian ekonomi di Pulau Bali akibat erupsi Gunung Agung mencapai Rp20 triliun dalam rentang akhir September sampai tepat sebelum letusan. Potensi devisa negara pun diperkirakan ‘melayang’ sekitar Rp250 miliar per hari dari kedatangan turis mancanegara.

Bali sendiri kedatangan hampir lima juta turis asing dalam setahun, yang kebanyakan berasal dari China, Jepang, Australia, dan beberapa negara lain. Sektor pariwisata telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya berkat upaya promosi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo. Untuk sembilan bulan pertama tahun 2017, jumlah turis asing meningkat 25 persen, namun hanya naik sedikit sekitar 9 persen di bulan Oktober.

“Kami berharap penurunan kunjungan wisatawan mancanegara tidak berlanjut pada bulan November dan Desember 2017 ini,” ujar Kepala , Suhariyanto, Senin (4/12) kemarin. “Namun, apakah turis asing sepanjang tahun ini bisa mencapai target 15 juta kunjungan, perkembangan pada bulan terakhir masih perlu dilihat lagi, terutama dampak Gunung Agung.”

Loading...