Ekonomi Melambat, Upah Minimum di Asia Tenggara Justru Meningkat Tajam

Meski pertumbuhan ekonomi secara berjalan lambat, namun upah minimum pekerja di kawasan Asia Tenggara justru meningkat tajam selama tahun fiskal . Bahkan, beberapa posisi pekerjaan di menawarkan gaji yang setara dengan pekerjaan di .

Menurut survei Japan External Trade Organization (JETRO), seorang manajer bagian di sebuah manufaktur di Singapura sekarang bisa memperoleh gaji sebesar 5.337 dolar AS per bulan, lebih tinggi 20 persen dari standar Tokyo untuk posisi yang sama. “Banyak kandidat manajemen yang dilatih di Jepang pindah ke asing untuk gaji yang lebih tinggi,” kata pejabat eksekutif kepegawaian Pasona, Tomoyuki Ichikawa.

Sementara itu, masih menurut JETRO, di Vietnam, , dan juga , upah minimum melonjak lebih dari 10 persen. Adapun upah bulanan untuk pekerjaan manufaktur di sebesar 348 dolar AS, di Ho Chi Minh City sebesar 193 dolar AS, dan di Phnom Penh sebesar 162 dolar AS.

JETRO juga melaporkan, di Kamboja, gaji terendah melonjak 13,6 persen dari tahun fiskal sebelumnya. Memasuki tahun 2016 ini, upah minimum penjahit sepatu di Kamboja juga terpantau naik sekitar 9,4 persen.

Loading...