Ekonomi Melambat, Upah Minimum di Asia Tenggara Justru Meningkat Tajam

japan-external-trade-organi

Meski pertumbuhan secara berjalan lambat, namun upah minimum pekerja di kawasan Asia Tenggara justru meningkat tajam selama tahun 2015. Bahkan, beberapa posisi pekerjaan di menawarkan gaji yang setara dengan pekerjaan di .

Menurut survei Japan External Trade Organization (JETRO), seorang manajer bagian di sebuah di Singapura sekarang bisa memperoleh gaji sebesar 5.337 AS per bulan, lebih tinggi 20 persen dari standar Tokyo untuk posisi yang sama. “Banyak kandidat manajemen yang dilatih di perusahaan Jepang pindah ke perusahaan asing untuk gaji yang lebih tinggi,” kata pejabat eksekutif perusahaan kepegawaian Pasona, Tomoyuki Ichikawa.

Sementara itu, masih menurut JETRO, di Vietnam, , dan juga Myanmar, upah minimum melonjak lebih dari 10 persen. Adapun upah bulanan untuk pekerjaan manufaktur di sebesar 348 dolar AS, di Ho Chi Minh City sebesar 193 dolar AS, dan di Phnom Penh sebesar 162 dolar AS.

JETRO juga melaporkan, di Kamboja, gaji terendah melonjak 13,6 persen dari tahun fiskal sebelumnya. Memasuki tahun 2016 ini, upah minimum penjahit sepatu di Kamboja juga terpantau naik sekitar 9,4 persen.

Loading...