Dolar Solid, Rupiah Takluk di Senin Sore

upiah melemahRupiah melemah pada Senin (8/7) sore - mediaindonesia.com

JAKARTA – Rupiah praktis tidak memiliki tenaga untuk bangkit ke teritori hijau pada perdagangan Senin (8/7) sore, seiring dengan laju indeks yang cukup solid karena didukung dengan data pekerjaan yang membaik. Menurut paparan Index pada pukul 15.54 WIB, mata uang Garuda melemah 25 poin atau 0,18% ke level Rp14.108 per .

Sementara itu, siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.147 per AS, menguat hanya 1 poin atau 0,01% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.148 per AS. Di saat yang hampir bersamaan, mayoritas mata uang Asia tidak berdaya versus , dengan pelemahan terdalam sebesar 0,78% dialami won Korea Selatan.

Dari pasar , indeks dolar AS masih berada di dekat level tertinggi tiga minggu pada hari Senin, setelah pertumbuhan lapangan kerja tersebut pada bulan Juni membuat investor percaya bahwa tidak akan memotong secara agresif akhir bulan ini. Mata uang Paman Sam terpantau hanya melemah tipis 0,053 poin atau 0,05% ke level 97,233 pada pukul 13.28 WIB.

Pada Jumat (5/7) waktu setempat, data nonfarm payrolls AS bulan Juni dilaporkan rebound menjadi 224.000, terbesar dalam lima bulan, mengalahkan estimasi konsensus ekonom sebesar 160.000. Data yang solid ini hampir menghapus peluang untuk penurunan suku bunga The Fed di akhir Juli. Namun, kenaikan upah moderat dan data lain yang menunjukkan ekonomi terbesar dunia itu kehilangan tenaga masih dapat mendorong bank sentral untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

“Tidak ada urgensi besar bagi The Fed untuk bertindak (memotong suku bunga), dan tentu saja tidak dengan langkah setengah persentase,” kata kepala strategi pasar di Bannockburn Global Forex, Marc Chandler. “Ketika fokus pedagang dengan cepat bergeser ke kesaksian Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell, mungkin sudah terlambat untuk membujuk pasar bahwa The Fed tidak akan menurunkan suku bunga sekarang.”

Loading...