Dolar AS Menguat, Harga Emas Batang 1 Kg Turun

Emas - www.orori.com

mengalami penurunan ke level terendah dalam sepekan pada Jumat (4/11) kemarin. Salah satu yang menyebabkan emas adalah AS yang lebih tinggi dibandingkan perkiraan dan memicu penguatan dolar AS. Harga emas di spot turun 0,6 persen menjadi USD 1.267,95 per ounce pada pukul 02.26 siang waktu New York. Angka tersebut merupakan level terendah sejak (27/10) yang ada pada kisaran USD 1.265,16 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka pengiriman Desember 2017 juga turun 0,7 persen ke level USD 1.269,20 per ounce. “Data-data ekonomi AS terus membaik dan membuat prospek kenaikan suku bunga atau terus menguat. Prospek kenaikan suku bunga terus menguat sehingga membuat nilai tukar dolar AS melambung dan menjadi tekanan terhadap harga emas,” ujar Quantitative Commodity Research consultant Peter Fertig, seperti dilansir Reuters.

Senada, harga emas PT Aneka Tambang (Antam) juga turun ke Rp 619.526 per gram pada hari ini, Sabtu (4/11) setelah kemarin dijual seharga Rp 625.580 per gram. Kemudian harga pembelian kembali (buyback) turun ke level Rp 551.000 per gram setelah sebelumnya berada di angka Rp 557.000 per gram. Antam hanya memperjual-belikan emas batangan dengan mulai 1 gram hingga 500 gram.

Selain emas batang biasa, ada pula emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram yang dijual seharga Rp 6.306.250 atau Rp 630.625 per gram, sedangkan ukuran 20 gram dihargai Rp 12.213.945 atau Rp 610.697 per gram. Ada pula emas edisi Idul Fitri yang per ukuran 1 gram dijual Rp 695.201, ukuran 2 gram Rp 1.274.367, dan 5 gram Rp 3.027.000.

Sementara itu, di pasaran harga emas batang 1 kilogram (kg) London 24 karat dibanderol seharga Rp 551,5 juta, sedangkan harga buyback atau harga belinya adalah 529,5 juta rupiah. Di Butik Antam, pembayaran buyback dengan volume emas di atas 1 kg biasanya akan dilakukan maksimal 2 hari setelah transaksi dengan harga yang mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Loading...