Ditujukan Untuk Bayi Prematur, Harga Susu Prenan Berkisar Rp 77.657

Susu Prenan - (Sumber: blibli.com)Susu Prenan - (Sumber: blibli.com)

digolongkan menjadi prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR) apabila memiliki berat lahir kurang dari 2500 gram, tanpa memandang usia kehamilannya. Untuk memberikan nutrisi yang tepat, sebagian besar petugas mengatakan jawabannya adalah ASI (Air Susu Ibu). Akan tetapi, tidak jarang seorang ibu mendapati ASI-nya tidak mencukupi kebutuhan buah hati.

Sebagai alternatif, diberikan susu formula (sufor), seperti susu dari Nestle, yaitu Prenan. Susu ini memang ditujukan untuk bayi prematur atau berat badan lahirnya rendah. Susu ini bisa Anda beli di apotek K24, dan tempat-tempat lainnya dengan kisaran Rp 77.675 per botol, 400g.

Susu PreNAN dinilai aman, karena berdasarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), beberapa susu formula yang beredar di ada yang mengandung bakteri sakazakii. Tetapi, susu PreNAN termasuk satu di antara beberapa susu yang telah lolos uji .

“Dari hasil penelitian di ketiga institusi maka kita ketahui, bahwa susu formula bayi yang beredar saat ini, aman untuk dikonsumsi,” tegas Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kustantinah.

Dalam memberikan sufor kepada bayi prematur, perlu diperhatikan takaran yang tepat, supaya bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. “Mengukur sufor sangat penting, terutama bagi bayi yang lahir dengan berat badan sangat rendah atau bayi prematur,” kata dokter anak di Chicago, David Saltzman.

Sebagian besar bayi baru lahir minum sekitar 1,5 hingga 3 ons sufor setiap dua hingga tiga jam (1ons sekitar 29,5ml). Takaran ini dapat bervariasi jumlahnya. Untuk bayi prematur, biasanya jumlahnya lebih banyak, berdasarkan anjuran dokter.

Selain takaran, untuk bayi prematur sebaiknya para orangtua memperhatikan komponen yang lebih sederhana, sehingga mudah diserap. “Bayi prematur membutuhkan susu yaitu susu dengan komponen lebih sederhana sehingga mudah diserap, namun umumnya mengandung kalori lebih tinggi untuk mengejar kenaikan berat badan. Ada lagi susu formula bebas laktosa, untuk anak yang alergi laktosa, atau susu formula terhidrolisa untuk anak yang alergi susu sapi,” jelas Dr. dr. Ariani Dewi Widodo SpA(K) dari Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita.

Bayi prematur seringkali memiliki penyimpanan nutrisi terbatas, sehingga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. Oleh sebab itu, pemberian nutrisi yang tepat menjadi salah satu langkah penting guna menunjang tumbuh kembang anak. Apabila tidak ada kendala pada ibu, ASI dianggap menjadi kunci utama dalam pemberian nutrisi tepat bagi buah hati.

Pemberian ASI seharusnya telah dijadikan motivasi oleh ibu sejak masa kehamilan. Dengan adanya keinginan dan motivasi kuat, pemberian ASI dapat lebih maksimal, termasuk ketika proses kelahiran harus dilakukan lebih cepat dan bayi lahir prematur.

“Motivasi itu penting. Kalau memang sejak hamil sudah termotivasi mau memberikan ASI, tanpa disadari ASI terproduksi. Lain halnya kalau ibunya cuek,” ujar dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA dari RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

“Lalu kalau bayinya lahir prematur dengan berat di bawah 1.000 gram, itu saya juga tidak berani memberi susu formula. Karena taruhannya bisa rusak ususnya, kan belum siap. ASI yang untuk bayi prematur, jadi memang harus,” imbuhnya.

Salah satu risiko gangguan usus yang sering terjadi pada bayi prematur adalah necrotizing enterocolitis (NEC). ASI sendiri mampu menangkal perkembangan dari NEC, hal ini disebabkan karena di dalam ASI, terdapat zat faktor pertumbuhan epidermal (EGF), yaitu blok aktivasi protein yang bertugas membuka kaskade kekebalan perusak yang bermuara pada NEC.

Loading...