Ditopang Kenaikan Saham Tencent Holdings, Indeks Nikkei Asia300 Melonjak

Saham Asia - smartradeforex.blogspot.co.idSaham Asia - smartradeforex.blogspot.co.id

MUMBAI – Saham di luar Jepang menguat pada Kamis (16/11) kemarin, karena Tencent Holdings ‘mondar-mandir’ dalam rally di saham setelah pendapatan kuartal ketiga tersebut dilaporkan membaik. Indeks Asia300 naik 0,8 persen menjadi 1.380,25, dan indeks Tencent melonjak 2,3 persen usai pendapatan naik 69 persen dan mengalami lonjakan penjualan 61 persen.

Dilaporkan Nikkei, saham Air China juga menguat 1,2 persen setelah maskapai tersebut mengatakan bahwa pihaknya membawa 5,4 persen lebih banyak di bulan Oktober daripada periode yang sama tahun sebelumnya, yang dipimpin oleh kenaikan 6,9 persen pada internasional. Saham China Southern Airlines juga mengalami lonjakan 5,4 persen usai melaporkan kenaikan jumlah sebesar 0,4 persen pada Oktober.

Saham Samsung Electronics mengalami kenaikan 0,8%, sedangkan saham SK Hynix, pembuat chip memori terbesar di dunia setelah Samsung, juga naik 0,6 persen. Sementara, saham Sapura Energy, perusahaan jasa minyak dan gas terbesar asal Malaysia, naik 1,4 persen setelah mereka memenangkan kontrak senilai sekitar 1,47 miliar ringgit.

Namun, saham real estate asal Hong Kong, Wheelock, harus turun 1,7 persen, setelah perusahaannya, Wharf Holdings, melakukan ex-entitlement pada hari Kamis sehubungan dengan spin-off unit investasi properti Wharf Real Estate Investment Co. Saham Wharf Holdings ditutup pada level  26,9 dolar Hong Kong, turun dari level 73 dolar Hong Kong di hari Rabu.

Saham China Merchants Port dan Cosco Shipping Ports masing-masing juga turun 7,3 persen, setelah National Development and Reform Commission mengatakan bahwa empat pelabuhan utama di China akan mengurangi penanganan untuk kontainer perdagangan luar negeri hingga 20 persen mulai tahun 2018 mendatang. Sementara, nilai saham Sime Darby tidak berubah, meski produsen kelapa sawit terbesar di dunia itu mendapatkan laba bersih hampir tiga kali lipat pada kuartal pertama fiskal.

Di indeks yang disusun oleh Nikkei, China dan Korea Selatan masing-masing naik 1,2 persen, Hong Kong dan Taiwan masing-masing naik 0,1 persen, dan India mengalami peningkatan 1,4 persen. Sementara, Indeks Nikkei Asia300 dari perusahaan Asia Tenggara dilaporkan mengalami kenaikan tipis sebesar 0,1 persen.

Loading...