Diteruskan Sang Cucu, Terapi Ala Mak Erot Pasang Tarif Rp 1 Jutaan

Jakarta – Nama Mak Erot tentu sudah tak asing lagi di telinga masyarakat . yang terkenal berkat terapi vital pria ini memang sudah meninggal sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini pengobatan dan ilmu yang dimiliki oleh Mak Erot konon diturunkan ke anak dan cucu-cucunya.

Bahkan di beberapa koran Ibu terdapat iklan yang menyebutkan adanya pengobatan Mak Erot asli dari Cisolok oleh cucu Mak Erot H. Syaepuloh. Metode terapi yang dilanjutkan oleh cucu Mak Erot kini berlokasi di kawasan Jakarta Pusat, yakni di Jalan Jaksa.

Rupanya di milik H. Syaepuloh ini untuk menambah ‘keperkasaan’ akan dikenai pengobatan sekitar Rp 1 juta. Dalam tersebut cucu Mak Erot memulai proses terapi dengan melakukan pemijatan ringan di sekitar paha, kemudian mengoleskan oles ke bagian intim sang pasien sebanyak 3 kali.

Minyak oles itu sendiri ternyata adalah salah satu hal yang merupakan pokok dalam proses terapi. Oleh sebab itu para pria yang datang ke sana diwajibkan untuk membelinya dalam kemasan botol kecil. Ukuran dan harga yang dipatok pun sangat bervariasi. “Kalau ingin manjur, yang Rp 500 ribu,” ungkap H. Syaepuloh.

“Jadi kalau tujuannya untuk memuaskan istri, ukuran panjang itu 12 cm sudah ideal bagi rata-rata orang Indonesia. Kalau lebar, idealnya sekitar 3,5 sampai 4,5 cm. Kalau ada yang minta diperpanjang sampai sejengkal atau sekitar 20 cm, pasti tujuannya untuk kepuasan sendiri dan akan sangat menyakiti pasangan,” kata Pak Haji.

Setelah menjalani terapi, pasien biasanya diminta untuk makan dan minum ramuan yang telah disiapkan hingga habis. Ramuan tersebut berupa ketan lemang yang dibungkus bambu dan bentuknya mirip alat kelamin pria, serta beberapa buah terong bulat. Sementara itu minuman yang disiapkan adalah air yang telah dicampur dengan akar dan tumbuhan yang rasanya cukup pahit. Haji Syaepuloh sendiri mengklaim bahwa dalam 1 minggu biasanya alat vital sang pasien akan bertambah besar dan panjang jika melakukan tata cara yang diminta dengan benar.

Loading...