Diserbu Ojek Online, Berapa Tarif Angkot di Malang Sekarang?

MALANG – Pamor kota (angkot) di Malang saat ini memang semakin menurun pasca-munculnya layanan . Selain itu, keengganan masyarakat untuk menggunakan angkot sebagai moda transportasi salah satunya karena ada beberapa angkot ‘nakal’ yang menarik di luar batas kewajaran.

Menurut peraturan Dinas Perhubungan Kota Malang, tarif angkot di Malang adalah Rp4.000 sekali untuk umum (baik jarak jauh maupun dekat), serta Rp2.500 untuk pelajar berseragam. Namun, ada keluhan dari beberapa yang mengatakan bahwa mereka pernah dipungut tarif mencapai Rp10.000 hingga Rp15.000 sekali .

“Beberapa waktu lalu, ada warga yang mengeluh karena dipatok tarif Rp10.000 dari Terminal Arjosari sampai Bunulrejo. Keluhan ini disampaikan secara terbuka di akun Facebook milik Komunitas Peduli Malang,” ujar Wali Kota Malang, M. Anton. “Saya juga mendapat keluhan serupa di , terkait penarikan tarif angkot antara Rp10.000 sampai Rp15.000.”

Menurut Anton, tarif tersebut sangat membebani masyarakat selain juga dapat mencoreng nama sopir angkot yang tidak tahu-menahu terkait penarikan tarif angkot ini. “Para sopir ini minta agar ditertibkan, karena persoalan tersebut juga menyusahkan sopir yang lainnya,” sambung Anton.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, menuturkan bahwa aksi oknum sopir angkot nakal ini dimulai sejak Ramadan tahun lalu dan berlangsung hingga kini. Karenanya, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada sopir angkot yang diketahui menarik tarif di atas ketentuan yang berlaku.

“Tilang akan membuat mereka kapok, karena mereka akan disidang dan bakal didenda Rp250 ribu jika terbukti menarik di atas tarif resmi,” tandas Raymond. “Kami juga ingin bertemu Angkutan Darat (Organda) untuk memastikan komitmen mereka terkait tarif agar mereka tidak mengubah seenaknya.”

Loading...