Disambut Positif, Kementerian Perhubungan Berlakukan Batasan Tarif Uber Car 2017

Uber Car - (Sumber: digitaltrends.com)

secara resmi memberlakukan batasan tarif atas dan tarif bawah untuk layanan , termasuk Car mulai 1 Juli 2017. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 26/2017 yang baru disahkan pada tanggal 31 Maret 2017 yang lalu, menggantikan aturan sebelumnya yaitu Peraturan Menteri Perhubungan No. 32/2016.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto, pemberlakuan tarif tersebut dibagi menjadi dua wilayah. Wilayah I mencakup Pulau Sumatra, Jawa, dan Bali. Sedangkan untuk Wilayah II mencakup Pulau Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

“Untuk Wilayah I, ditetapkan tarif batas bawah sebesar Rp 3.500 per kilometer (km), dan batas atas sebesar Rp 6.000. Sedangkan untuk Wilayah II ditetapkan tarif batas bawah sebesar Rp 3.700 per kilometer, dan tarif atas Rp 6.500,” tutur Pudji

Hal tersebut ditanggapi positif oleh Head of Communications Uber , Dian Safitri yang melontarkan pernyataan, “Uber menyatakan bahwa kami siap bekerjasama dengan menyusul ada penyesuaian tarif online. Untuk ini kami pun terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah untuk memastikan manfaat penuh model bisnis dan berbagi tumpangan seperti Uber dapat dirasakan oleh pengguna dan mitra-pengemudi di .”

Pernyataan tersebut membuat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto menyatakan apresiasinya terhadap pihak yang telah mendukung penerapan khusus dan online.

“Dengan pernyataan-pernyataan tersebut kita terus melakukan komunikasi dan dialog dengan seluruh pihak terkait sejak diberlakukannya PM 26 tersebut. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah mendukung penerapan angkutan khusus atau online,” tegas Pudji.

Penerapan tarif batas atas dan tarif bawah ditetapkan bersama pihak Kementerian Perhubungan dengan pihak-pihak terkait, dengan menghitung komponen baik langsung maupun tidak langsung.

“Terkait tarif, kami berusaha membuat industri ini sehat dan bukan memikirkan hanya short term saja serta kami ingin para pengemudi mendapatkan harga dan nilai yang dibawa ke rumah dengan wajar karena apabila terlalu rendah, pengemudi yang akan jadi korban. Dengan tarif yang wajar, akan ada keseimbangan sehingga keberlangsungan operasional bisa terjaga dan kompetisi bisa terjadi dengan sehat,” ujarnya kembali.

“Tarif tersebut sudah memperhitungkan komponen baik biaya langsung maupun biaya tidak langsung seperti asuransi (pengemudi, penumpang dan ), biaya alat komunikasi (handphone),” tambah Pudji.

Dengan adanya pemberlakuan baru mengenai batas tarif di Uber Car, kini Anda dapat mengestimasi biaya perjalanan. Biaya atau tarif tersebut dapat dihitung di website Uber di www.uber.com, untuk lebih memudahkan Anda mengetahui kisarannya.

Loading...