‘Dipaksa’ Jual Pertalite dan Pertamax, Omzet Pedagang Bensin Eceran Turun

Pedagang ensin eceranPedagang ensin eceran foto:simburnaikupdate.wordpress.com

Seiring dengan larangan membeli jenis premium di SPBU untuk usaha eceran, maka para pedagang eceran pun kini pindah menjual pertamax dan juga pertalite. Karena yang relatif lebih mahal dibanding premium, sejumlah penjual bensin eceran pun mengaku mengalami kesulitan dalam menjual dagangannya sehingga omzet menurun.

pertamax dan pertalite eceran agak susah,” kata penjual bensin eceran, Wanto. “Banyak pembeli yang tidak mau karena harga yang dinilai terlalu mahal.”

Senada, penjual bensin eceran lainnya di kawasan Probolinggo, Alborino, mengaku sudah tidak bisa lagi membeli premium dengan jeriken di SPBU. “Mulai dua pekan lalu sudah tidak bisa membeli premium eceran. Kami hanya bisa membeli pertalite dan pertamax saja,” katanya.

“Kebijakan ini tentunya mengurangi omzet penjualan,” sambungnya. “Karena selama ini, premium eceran lebih laris daripada pertalite atau pertamax.”

Memang, telah mengeluarkan kebijakan untuk melarang SPBU menjual bensin premium ke pedagang bensin eceran. Jika ada SPBU yang tetap melayani pembelian dengan jeriken, maka suplai premium ke SPBU yang bersangkutan akan dihentikan selama tiga hari.

“Hanya premium saja yang tidak boleh,” kata pemilik SPBU Mayangan, Probolinggo, Nuning Indahwati. “Mungkin ada kaitannya dengan perubahan premium ke pertalite, yang notabene memang lebih baik kualitasnya.”

Loading...