Dilengkapi Fitur Aerobatik, Harga RC Falcon 400 SE 3D Helicopter Tembus Jutaan Rupiah

RC tipe Falcon 400 SE helicopter Special Pro Edition

Mainan alias RC saat ini bukan hanya dijadikan sebagai ajang bermain-main saja. Banyak kalangan dewasa yang menjadikan mainan RC sebagai barang dan nilainya pun tidak tanggung-tanggung, bisa mencapai jutaan rupiah. Jenis mainan RC pun bermacam-macam, ada yang model , , maupun . Bagi penyuka RC model helikopter, RC tipe Falcon 400 SE 3D helicopter mungkin bisa menjadi salah satu koleksi yang menawan. Falcon 400 SE 3D dijual USD 295 atau sekitar Rp 3,9 jutaan.

“Helicopter 3D ini dilengkapi dengan tenaga brushless yang sangat besar dan baterai Lithium-polymer (Li-Po) berbobot ringan, dengan collective pitch dan rotor full symmetrical. Falcon 400 SE 3D bisa melakukan aerobatik seperti roll, dive, inverted flight dan 3D dengan sempurna,” kata sang penjual.

Bagian baling-baling dari Falcon 400 SE 3D terbuat dari material carbon fibre, sedangkan untuk bodinya terbuat dari bahan plastik padat yang diklaim mampu menahan tabrakan kecil sehingga bisa mengurangi biaya perbaikan. RC helikopter Falcon 400 SE 3D juga disebut-sebut dapat digunakan untuk terbang di area outdoor secara nyaman. Terlebih karena bobot RC helikopter 3D ini terbilang cukup ringan, hanya 603 gram saja.

Sementara itu bagian transmitter dapat bekerja dengan mengandalkan 8 buah baterai AA. Falcon 400 SE 3D menggunakan transmitter 2.4 GHz 6 channel yang dilengkapi LCD dengan pilihan mode 1 (throttle di sebelah kanan) dan mode 2 (throttle di sebelah kiri). bisa memilih sendiri konfigurasi yang dirasa paling nyaman.

Helikopter mainan semacam ini ternyata tak hanya disukai oleh -anak saja, tetapi juga orang dewasa. Misalnya saja seperti salah satu penghobi RC bernama Yusni. Yusni memiliki 21 pesawat berbagai jenis, yakni 12 jet, 12 delta wing, 8 baling-baling, dan 1 helikopter RC. Bukan sekadar mainan, Yusni mengaku jika seluruh mainannya memiliki performa layaknya pesawat sungguhan. “Saya senang bermain karena mesin dan cara mengendalikan persis seperti pilot sungguhan. Sampai sekarang masih belum bosan,” ucap Yusni, seperti dilansir Prokal.

Loading...