Diklaim Mengendurkan Otot Yang Pegal, Alat Pijat Tangan Yubi Lax Germa Dijual Dengan Harga Terjangkau

Alat Pijat Tangan Yubi Lax Germa - (Sumber: tokopedia.com)

Memijat tangan atau jari tangan yang pegal karena terlalu banyak digunakan untuk dapat dengan memijatnya sendiri menggunakan tangan, atau dengan alat. Salah satu alat yang dapat dicoba yaitu alat jari tangan Yubi Lax Germa. alat ini termasuk terjangkau, yaitu sekitar Rp 10ribu. Anda dapat membelinya melalui online shop.

tersebut merupakan alat pijat tangan yang didesain praktis untuk ruas jari dan tangan Anda. Fungsinya untuk mengendurkan otot pegal, lelah, kekakuan dan membantu menghilangkan rasa nyeri, terutama jika terlalu lama menulis, menggunakan keyboard komputer, dan atau aktivitas tangan lainnya.

Alat pijat tangan Yubi Lax Germa memberikan cara untuk pijat jari, membantu meredakan sakit disebabkan arthritis pada jari, kekakuan pagi hari pada jari, membantu memperlancar sirkulasi darah, menghilangkan stagnasi Chi, membantu penyerapan oksigen, mengurangi rasa sakit, dan lainnya.

Anda dapat memijatnya dengan menggunakan minyak atau lotion untuk menghasilkan pijatan yang menyenangkan. Dalam urusan pijat memijat, memang ada beberapa pelicin pijat yang biasa digunakan. Beberapa pelicin tersebut di antaranya minyak kelapa, zaitun. Beberapa orang juga sering mencampur ekstrak tumbuhan untuk menciptakan minyak berkhasiat, beberapa tanaman yang umum digunakan adalah akarlawang, jahe dan gandapura.

Tukang pijat tradisional Betawi Haji Naim menggunakan minyak yang diracik secara temurun oleh keluarga besar Cimande. Minyak yang berwana kuning itu sebagian besar terdiri dari kelapa dan tebu. Ada juga bahan lain yang ditambahkan dalam ramuan itu, namun dirahasiakan.

“Itu rahasia keluarga besar Cimande,” kata Haji Hasan, putra Haji Naim. Selain minyak racikan sendiri, beberapa minyak yang dijual di pasaran seperti minyak kayu putih, minyak telon, sampai minyak tawon. Beberapa jenis minyak ekstrem juga dijadikan minyak pijat, salah satunya adalah minyak tanah.

Selain itu, krim juga sering digunakan. Krim biasanya dipilih untuk mengangkat kotoran dari kulit. Media ini sering digunakan ketika memijat sambil lulur. Komposisi krim biasanya terbuat dari buah-buahan seperti bengkoang, coklat, dan kopi.

Lalu, ada juga gel. Umumnya, gel terbuat dari tumbuhan seperti lidah buaya dan rumput laut. Gel memiliki tekstur yang lebih ringan dibandingkan minyak maupun krim. Tekstur ini dapat membantu melembapkan kulit.

Beberapa terapis juga menggunakan gel kolagen untuk media pijat. Gel ini baik untuk regenerasi kulit, sehingga dapat mengangkat kulit mati dan mempercepat pergantian dengan kulit baru. Kolagen juga bermanfaat untuk meregangkan persendian yang kaku.

Memijat dengan menggunakan beberapa media di atas (minyak, krim, dan gel) bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan. Selain menyenangkan, ternyata pijatan dapat membawa baik bagi tubuh, baik fisik maupun psikis.

“Ada banyak manfaat dari pijat dan spa yang sudah terbukti dalam beberapa penelitian,” kata praktisi pijat dan spa Rita Handayani. Melalui stimulus pijatan, saraf akan mengantarkan rangsangan ke otak dan mengeluarkan hormon endorfin untuk memberikan sensasi rileks ke seluruh tubuh.

Secara psikologi, pijatan merangsang tubuh melepaskan hormon pereda nyeri yang menyebabkan rasa bahagia. Hormon ini membuat emosi jadi lebih terkendali. Selain itu, menurut Rita, otak akan memberikan rangsangan kepada organ seperti jantung untuk bekerja lebih efektif dengan memompa darah beroksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Oksigen dan nutrisi tersebut kemudian menyebar ke seluruh sel dan mengaktifkan metabolisme. Saat metabolisme tinggi, racun dalam tubuh berupa asam laktat pegal akan pecah dan dibuang lewat urine.

“Pada akhirnya, racun yang biasa ada di getah bening terbawa ke ginjal. Itulah sebab saat selesai pijat biasanya ingin buang air kecil karena banyak tumpukan bahan yang harus dikeluarkan,” kata Rita yang memiliki pendidikan fisioterapi ini.

Loading...