Diimpor Dari Jepang, Harga Daging Sapi Wagyu Mulai Dari Rp 600 Ribu Per Kilo

Wagyu - (Sumber: cnn.com)

Mendekati Idul Adha, permintaan kurban perlahan meningkat. Selain kambing, sapi juga termasuk yang tinggi peminat. Untuk memenuhi permintaan masyarakat, ada beberapa pedagang yang berani mendatangkan langsung sapi .

Hal tersebut seperti yang diungkapkan pedagang sapi, Haji Doni, di Depok, Jawa Barat. Ia berani mendatangkan sapi yang diimpor langsung dari . Jenisnya adalah sapi wagyu.

“Sapi yang disebut wagyu ini masyarakat itu mengenal dagingnya saja, sapinya itu gak dikenal, biasanya kan dagingnya yang dikenal, nah sekarang kita datangkan sapinya,” ujar Doni.

Ia menambahkan, untuk wagyu di Indonesia berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 250 juta. Pedagang sapi tersebut mengatakan bahwa harga daging sapi wagyu juga lebih mahal daripada harga daging sapi biasa.

Harga daging sapi jenis tersebut dijual dengan harga Rp 600 ribu per kilo. Sedangan daging impor sapi jenis ini harganya mencapai Rp 850 ribu per kilogram dan jika didatangkan dari Jepang harga daging sapi Wagyu mencapai Rp 1 juta per kilogram.

“Perawatan bukan Jepang, tapi yang sudah di Indonesia tergantung dari dagingnya, kalau daging tergantung lemak, cukup mahal per kilogramnya. Harganya bisa sejuta sampai 2 juta sekilonya,” katanya.

Tetapi, daging sapi tersebut pernah memicu pertanyaan mengenai status halal atau haramnya. Namun, kini daging sapi wagyu tidak perlu khawatir untuk dikonsumsi karena MUI sudah mengeluarkan sertifikat halalnya.

Hal itu dikatakan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat dan Kosmetik (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lukmanul Hakim.

“Sertifikasi halal yang diberikan oleh MUI ini memang bukan merupakan hal mudah karena butuh proses yang lumayan lama. Kami harus memastikan dulu cara sapi sampai pengolahannya di sana sebelum akhirnya yakin dan memberikan sertifikasi halal ini,” kata Lukmanul.

Lukmanul mengatakan sertifikasi halal atas RPH Zenkai Meat di Kumamoto, Jepang dikeluarkan MUI pada Desember 2014.

“Kini daging sapi wagyu khas Jepang, sudah bisa dinikmati oleh para penggemarnya di Indonesia. Karena MUI sudah menyatakan daging sapi dari Peternakan Zenkai di daerah Kumamoto ini halal,” kata Lukmanul.

Untuk peternakan sapi wagyu di Indonesia, tersedia di daerah Temanggung. Hal ini dikarenakan daerah tersebut telah bekerjasama dengan investor asal Australia, Robert W Murdoch, untuk tahap awal siap menanamkan 5 juta dollar Amerika Serikat (AS) untuk mendirikan pusat pembibitan sapi wagyu di lahan seluas 12,5 hektar yang berlokasi di Desa Walitelon dan Sidorejo, Kecamatan Temanggung.

Kerjasama investasi ini di bawah payung PT Sijiro Internasional. Pada tahap awal, investor akan mendatangkan 120 ekor sapi pedaging wagyu langsung dari Australia. Selama lima tahun ditargetkan produksinya mencapai 200.000 ekor per tahun.

“Sapi wagyu tahan dengan panas, cocok dengan kondisi di Temanggung. Pemerintah dan masyarakat setempat juga menyambut terbuka rencana investasi kami,” kata Murdoch.

Sejarah nama Wagyu sebenarnya berasal dari kata Wa (Jepang) dan Gyu (Sapi). Jadi, makna Wagyu adalah Sapi Jepang. Jenis sapi Wagyu ini memang dikembangkan dari Jepang, tepatnya di Kobe.

Daging sapi jenis Wagyu terkenal enak apabila diolah menjadi steak. Untuk harga menunya sendiri beragam. Ada tempat makan yang menjualnya mulai harga Rp 35 ribu, tergantung harga dagingnya.

Loading...