Dibayangi Sentimen Kenaikan Fed Rate, Rupiah Ditutup Melemah

Sentimen kenaikan suku bunga The Fed terus membayangi pergerakan meski indeks AS juga cenderung bergerak negatif. Menurut laporan Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda pun harus menutup transaksi Selasa (6/6) ini dengan pelemahan sebesar 19 poin atau 0,14% ke level Rp13.297 per AS.

Rupiah sudah bergerak negatif sejak awal dagang dengan dibuka turun 8 poin atau 0,06% ke posisi Rp13.286 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali terdepresiasi 6 poin atau 0,05% ke level Rp13.284 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.42 WIB, spot masih tertahan di zona merah setelah melemah 16 poin atau 0,12% ke posisi Rp13.294 per dolar AS.

Dari global, pergerakan indeks dolar AS sebenarnya masih dalam tren negatif setelah Paman Sam dilaporkan mengecewakan sehingga mengurangi harapan mengenai kenaikan suku bunga The Fed. Setelah dibuka turun 0,01% ke level 96,790, dolar AS kembali melemah 0,121 poin atau 0,13% ke posisi 96,678 pada pukul 08.20 WIB.

Data yang dirilis kemarin menunjukkan aktivitas sektor jasa AS pada bulan Mei mengalami tren perlambatan karena turunnya jumlah pesanan baru, namun masih diimbangi lonjakan lapangan kerja ke level tertinggi dalam dua tahun. Terlepas dari lemahnya data ekonomi, para investor masih berspekulasi bahwa The Fed tetap akan menaikkan suku bunga pada pertemuan 13-14 Juni mendatang.

“Sikap pesimistis terhadap data pekerjaan sebetulnya membebani dolar AS karena The Fed masih memperkirakan kenaikan suku bunga di bulan Juni,” kata ahli strategi mata uang Brown Brothers Harriman, Masashi Murata. “Namun, sebagian besar pelaku pasar percaya bahwa tidak ada kenaikan lanjutan dalam waktu dekat, mungkin pada bulan September atau Desember.

Sementara itu, siang tadi menetapkan tengah berada di level Rp13.285 per dolar AS, hanya menguat 2 poin atau 0,02% dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.287 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia menguat terhadap , dengan penguatan tertinggi dialami yen Jepang sebesar 0,54% dan won Korea Selatan sebesar 0,11%.

Loading...