Dianggap Langgar UU Privacy, Rusia Bakal Blokir LinkedIn

linked-in ponsel

Pemerintah dikabarkan bakal memulai prosedur legal untuk memblokir LinkedIn. Hal itu dilakukan karena jaringan sosial profesional terbesar di dunia tersebut dinilai mengumpulkan, menggunakan, menyimpan, dan mengirimkan pribadi warga yang melanggar undang-undang Rusia.

Menurut Badan Federal Pengawas Telekomunikasi, Teknologi , dan Komunikasi Massa, LinkedIn tidak mengirim server mereka ke Rusia. Selain itu, mereka mengumpulkan dan mengirimkan warga yang tidak menggunakan LinkedIn tanpa persetujuan pemilik data.

Karena LinkedIn tidak memiliki kantor perwakilan di Rusia, pengawas federal akan mengambil langkah hukum meminta pengadilan untuk membatasi akses jaringan ini. Pengadilan Distrik Tagansky di Moskow telah mengusung petisi tersebut.

“Keputusan ini jelas menarik perhatian karena melibatkan salah satu online yang paling terkenal,” ujar ahli dari firma hukum Tilling Peters LLC, Yekaterina Tilling. “Pengadilan akan mengevaluasi bukti yang diserahkan Badan Federal dan mengeluarkan keputusan sesuai kerangka yang telah ditentukan.”

Jika hal ini terealisasi, LinkedIn bakal menjadi “korban” pertama dari penerapan UU Federal Rusia mengenai Data Pribadi yang disahkan sejak September lalu. UU tersebut berbunyi bahwa semua perusahaan asing yang menangani data warga Rusia harus menyimpan informasi pada server yang berlokasi di negara tersebut. “LinkedIn adalah target pertama implementasi undang-undang baru ini,” terang sumber internal Roskomnadzor.

Jika Badan Federal berhasil memblokir LinkedIn, hal ini tentunya menjadi peringatan keras bagi perusahaan-perusahaan yang menyalahgunakan data pribadi warga Rusia, termasuk , Facebook, dan perusahaan asing lainnya. Sebelumnya, penasihat isu kepresidenan Rusia, German Klimenko, mengatakan bahwa sebelum menyasar LinkedIn, pemerintah telah memberikan ultimatum ke sejumlah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat.

Loading...