Data Ekonomi AS Loyo, Rupiah Dibuka Menguat 56 Poin

rupiah2

Jakarta – Kurs dibuka sebesar 0,42 persen atau 56 poin ke posisi Rp 13.263 per dolar AS pada perdagangan pagi hari ini, Kamis (12/1). Mata uang Garuda terus 0,35 persen atau 47 poin ke Rp 13.272 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berakhir 11 poin atau 0,08 persen ke Rp 13.319 per dolar AS usai diperdagangkan pada rentang Rp 13.296 – Rp 13.341 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta memperkirakan jika rupiah berpotensi untuk menguat hari ini. Pasalnya indeks dolar AS terus mengalami koreksi di tengah optimisme pasar yang mulai goyah dengan prospek .

Hal ini terlihat dari AS yang tak terlalu kuat dan pernyataan terkait kebijakannya yang dianggap masih kurang meyakinkan oleh sebagian besar investor. Sementara itu harga minyak yang sebelumnya anjlok karena meningkatnya pasokan kini sudah kembali naik karena didukung oleh tingkat konsumsi minyak di India yang meningkat secara signifikan.

Pasar juga saat ini sedang menanti pidato Gubernur , Janet Yellen dan beberapa pejabat yang lain pada dini hari nanti. Dari dalam negeri, harga komoditas yang naik dapat memberi dorongan penguatan terhadap rupiah.

Meski demikian, kondisi politik menjelang pilgub dan isu reshuffle Jokowi dapat memberi stimulus terhadap pasar meskipun belum tentu menimbulkan efek negatif untuk rupiah. “Rupiah berpeluang menguat pada hari ini dengan lemahnya dolar,” ujar Rangga Cipta.