Dapat Memberikan Gambaran Keadaan Janin Lebih Detail, Harga Alat USG 4 Dimensi Dibanderol Mulai Rp 260 Juta

Alat USG 4 Dimensi - (Sumber: medgadget.com)

Dalam perkembangannya, Sakit baik yang ada di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan kota-kota lain terus melakukan alat penunjang dan perbaikan di segala hal, sehingga dapat membuat pelayanan terhadap pasien menjadi maksimal.

Salah satunya adalah USG 4 dimensi. Harga alat/ USG 4 Dimensi ini bermacam-macam, mulai dari Rp 260.000.000 sampai Rp 710.000.000. Anda dapat membelinya di toko alat-alat kesehatan maupun melalui pembelian online.

Untuk daftar harga alat USG untuk , baik yang dipergunakan di oleh maupun bidan, dapat Anda lihat di website toko penjual alat kesehatan serta di sumber-sumber lainnya.

Mengenai harganya yang cenderung mahal, mungkin Anda dapat mencoba alat USG Vscan Portable seharga Rp 40.000.000. Alat ini cenderung praktis, karena ukurannya kecil (mini). Selain itu, terdapat juga merek Mindray yang juga digemari oleh pengguna di bidang kesehatan.

Sebelum muncul 4 dimensi, Ultrasonografi (USG) terlebih dahulu menggunakan teknologi 2 dimensi dan 3 dimensi. USG dinilai sebagai alat penunjang Rumah Sakit yang digunakan untuk selama kehamilan.

“Penggunaannya akan memperlihatkan dengan lebih detail misalnya seperti bibir sumbing atau kelainan pada pembuluh darah,” ungkap dr. Azen Salim, Sp. OG – KFM.

USG 4D gambar yang dihasilkan tidaklah jauh berbeda dengan 3D akan tetapi gambar pada 4D dapat menampilkan gerakan-gerakan dari janin di dalam perut.

“Bila kelainan seperti ini sudah diketahui sejak awal, dokter bisa segera mengambil tindakan untuk mengoreksi kelainan tersebut,” jelas dr. Azen Salim.

Mengenai seberapa banyak seorang ibu hamil memeriksakan kandungannya dengan USG, dirinya mengatakan tergantung dari berbagai kondisi yang dialami baik oleh janin maupun ibunya.

“Berapa kali pemeriksaan USG dilakukan tergantung kondisinya, normalnya tiga kali 11-14 minggu, 18-24 minggu, dan 28-32 minggu. Kalau kembar bisa dua minggu sekali, tergantung dari risikonya bisa seminggu sekali,” paparnya.

USG 4 dimensi juga dinilai dapat mencegah terjadinya kembar dempet atau sering disebut dengan kembar siam. Kembar ini termasuk kembar identik, di mana tubuh masih terhubung satu sama lain. Hal ini terjadi karena zigot dari kembar identik gagal terpisah dengan sempurna.

“Pada kehamilan dengan kembar biasanya dokter akan memonitor apakah bayi ini kembar satu telur atau tidak hanya dengan pemeriksaan USG 4 dimensi. Itu bisa membantu apakah bayi itu dempet atau tidak dan dokter akan menentukan persalinan apa yang tepat,” kata dr Boyke.

Dibandingkan dengan ultrasonografi (USG) 2D yang sebelumnya lebih populer, USG 4D diklaim lebih dan bisa menghasilkan foto janin yang lebih detail. Mengenai adakah dampak negatif dari pemeriksaan USG 4D, para dokter menilai USG 4D dianggap tidak berbahaya karena hanya menggunakan gelombang suara.

Loading...