Dapat Deteksi Kerusakan Mobil, Harga Alat Scanner Mobil Bisa Mencapai Rp 20 Jutaan

Alat Scanner Mobil

Di zaman yang sudah serba seperti saat ini, ada beragam yang dapat membantu aktivitas seseorang agar lebih mudah, termasuk untuk urusan servis alias perbaikan . Ketika menyervis , biasanya ada mekanik yang membawa laptop atau khusus untuk mendeteksi kerusakan mobil. tersebut dihubungkan dengan kabel khusus dan dicolokkan ke bagian bawah setir atau dashboard. itulah yang dinamakan scanner mobil.

Pemindai canggih tersebut berguna untuk membantu sang montir menganalisis kerusakan mobil, terutama yang berhubungan dengan kelistrikan. Pemilik bengkel Fendryss di Jakarta Timur, Rusdi Sopiandi mengungkapkan bahwa alat scanner tersebut dapat digunakan untuk mobil-mobil yang sudah cukup canggih, setidaknya tahun keluaran 1997 ke atas.

“Tapi tidak semua bisa dideteksi. Alat ini hanya bisa menganalisa penyebab kerusakan sistem komponen yang diatur oleh ECU. Misalnya pada Camry atau mobil-mobil Eropa, sistem elektrikal, transmisi, ABS, airbag, immobilizer, AC, sampai sistem injeksi dan sensor-sensor di mesin,” jelas Rusdi seperti dilansir Kompas.

Meski terbilang canggih, ternyata permasalahan yang berhubungan dengan kerusakan manual seperti bunyi-bunyian kampas rem, oli tersumbat, atau setir yang masih belum digerakkan secara elektrik ternyata masih harus dicari sumber permasalahannya secara manual oleh sang mekanik.

“Tidak semua bengkel non resmi punya scanner, karena harganya yang cukup mahal. Lagi pula, scanner universal harus di-update untuk membaca terkini mobil-mobil yang beredar di . Data software bisa diisi sistem dari semua dan tipe mobil,” paparnya.

alat scanner mobil yang bagus sendiri cukup bervariasi. Ada alat scanner universal yang ditujukan untuk berbagai jenis merek mobil, dan ada pula alat scanner untuk mobil merek-merek tertentu saja. Alat scanner mobil injeksi merek OBD Mate OM 500 menjadi varian yang relatif terjangkau dan dibanderol seharga Rp 800 ribuan saja di pasaran. Alat scan satu ini mendukung mobil-mobil jenis Toyota, Honda, Daihatsu, Nissan, Mazda, Mitsubishi, Subaru, dan Suzuki.

Alat scanner lainnya yang cukup banyak digunakan adalah tipe Xtool PS 701 yang cocok untuk mobil-mobil Toyota, Honda, Mitsubishi, Subaru, Suzuki, dan Nissan. Alat satu ini memang lebih mahal dibanding merek OBD Mate, yakni sekitar Rp 2,8 jutaan. Xtool PS 701 dapat mengetes sistem mesin dan sistem kontrol elektronik pada mobil.

Sementara itu untuk alat scanner universal yang kelasnya lebih canggih adalah merek Launch X431 Master V yang harganya dapat mencapai Rp 21 jutaan. Alat scanner mobil satu ini mendukung beberapa fitur seperti Bluetooth dan WiFi, serta mengusung layar touchscreen dengan sistem operasi berbasis Android.

Loading...