Buka Pendaftaran Santri Baru, Ini Biaya Masuk Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami

Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami - DEMAGU 7Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami - DEMAGU 7

Ummul Quro Al-Islami adalah sebuah ponpes yang terletak di Banyusuci, Leuwimekar, Leuwiliang, , Jawa Barat. yang mengelola Madrasah Tsanawiyah (MTs) setingkat SMP dan Madrasah Aliyah (MA) setingkat MA ini telah berdiri sejak 1993 silam. Setiap tahunnya, Ponpes Ummul Quro Al-Islami rutin membuka santri baru.

pendaftaran Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami untuk tahun ajaran 2018/2019 dibagi menjadi 2 gelombang, gelombang pertama dibuka mulai 1 Februari – 31 Maret 2018, sedangkan untuk gelombang kedua dibuka sejak 1 April – 31 Juli 2018. Untuk masuk ke Ponpes Modern Ummul Quro Al-Islami, calon santri akan dikenai beberapa komponen , antara lain pendaftaran, perlengkapan santri dan buku pelajaran, seragam pesantren, hingga perlengkapan tidur.

Adapun untuk biaya pendaftaran totalnya Rp 6.380.000, sudah termasuk uang pendaftaran, uang pangkal, makan, laundry, PHBI, lemari, organisasi, porseni, hingga majalah santri. Kemudian untuk biaya perlengkapan kelas 1 MTs Rp 1.075.000 sedangkan untuk kelas 1 PK biayanya Rp 640 ribu, lalu paket seragam Rp 550 ribu, dan perlengkapan tidur Rp 130 ribu.

Santri yang hendak mendaftar di Ponpes Ummul Quro Al-Islami diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan seperti lulus tes, melunasi pembayaran, dan melengkapi berkas-berkas seperti fotokopi ijazah dan SKHUN, fotokopi KTP orang tua, fotokopi Surat Akta Kelahiran, fotokopi Kartu NISN, fotokopi Kartu Keluarga (KK), hingga identitas sekolah/madrasah asal.

Tes masuk Ponpes Ummul Quro Al-Islami meliputi sejumlah materi tertulis dan lisan seperti pengetahuan agama, menulis tulisan Arab, Matematika, pengetahuan umum, membaca Alquran dan tajwid, serta praktik ibadah harian. Para santri nantinya bisa menikmati memadai seperti asrama putra dan putri, ruang kelas yang representatif, masjid, perpustakaan, hingga taman.

Menariknya, di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami ini kabarnya diterapkan metode khusus yang dinamakan Cahayaku untuk memudahkan para siswa dalam belajar kitab suci Alquran. “Bahkan kami sekarang membuka pesantren Quran. Di mana, siswa yang memiliki kecepatan dalam menghafalkan Quran diberi kesempatan untuk mengikuti tersebut dua kali dalam seminggu, dan bagi siswa yang berhasil hafal 30 juz langsung diumrahkan,” kata Wakil Ketua Yayasan Ummul Quro, Syamsuddin, seperti dilansir Pojoksatu.

Loading...