Bisnis Waralaba Indomaret Terapkan Biaya Royalti Berdasar Omzet/Bulan

Hingga saat ini waralaba masih menjadi bidang yang diminati oleh . Bagi mereka yang memiliki besar biasanya akan mulai melirik bisnis franchise minimarket. Seperti diketahui, kini di minimarket seperti Indomaret sudah begitu menjamur di berbagai .

Menurut Merchandise Development Director Indomaret, Laurensius Tirta Widjaja, profit yang didapatkan dari menjalankan bisnis waralaba Indomaret bisa mencapai atau bahkan lebih dari 12% per bulan. “Profit yang didapatkan pewaralaba lebih dari ,” paparnya.

Sebagai , untuk memulai bisnis waralaba Indomaret, calon pewaralaba bisa melakukan dengan dua metode, yakni membuka gerai baru atau melakukan take over (pengambilalihan kepemilikan gerai lama). Untuk pembukaan gerai baru, yang dibutuhkan sekitar Rp 394 juta, sedangkan untuk take over investasinya mulai dari Rp 600 juta. Semua tersebut belum termasuk dengan biaya sewa gedung atau ruko.

Meski total investasinya cukup besar, bisnis waralaba Indomaret risiko kegagalannya berada di bawah 10 persen. “Artinya dari 100 orang yang berinvestasi waralaba minimarket hanya 10 yang gagal. Tingkat kegagalan waralaba Indomaret di bawah 10 persen,” jelas Wiwiek Yusuf, Marketing Director Indomaret.

gerai Indomaret per hari juga dianggap cukup menjanjikan, yakni mencapai Rp 9 juta hingga Rp 10 jutaan. Tiap bulan kelak sang pewaralaba harus menyediakan pengeluaran untuk biaya operasional, gaji karyawan, dan biaya royalti (royalty fee). Pihak Indomaret menetapkan royalty fee 0% untuk per bulan di bawah Rp 175 juta, kemudian 2% untuk antara Rp 175-200 juta, 3% untuk Rp 200-225 juta, dan 4% untuk lebih dari Rp 225 juta.

Loading...