Bisa Dipakai Sendiri di Rumah, Harga Alat Cek Kolesterol Berkisar Antara Rp 114.840-750.000

Alat Cek Kolesterol - (Sumber: statnews.com)Alat Cek Kolesterol - (Sumber: statnews.com)

Kadar kolesterol yang tinggi dapat memicu beberapa penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Untuk mengecek kadar kolesterol Anda, kini sudah terdapat cek kolesterol yang dinilai bagus dan sudah bisa dibeli di toko-toko penyedia kesehatan maupun melalui pembelian online.

Harga alat cek kolesterol yang tersedia di , misalnya untuk merek Omron, produk ini dengan kisaran harga Rp 409.500-750.000. Omron Blood glucose Meter dimaksudkan untuk dapat digunakan di rumah sebagai bantuan memantau dan mengontrol tingkat gula darah.

Alat cek kolesterol lain yang dapat Anda gunakan di rumah adalah Easy Touch. Harga di tahun ini sekitar Rp 114.840-145.000. Alat ini dapat Anda beli di Apotik .

Cara menggunakan alat tersebut adalah dengan menusukkan stik yang ada dalam produk tersebut ke salah satu jari tangan. Setelah itu, Anda tinggal meneteskan darah dari jari tangan ke stik yang telah dipasang pada alatnya. Tunggu beberapa saat, pada layar alatnya akan tertera berapa besar kadar kolesterol Anda.

Tetapi, ternyata saat melakukan kolesterol melalui tes darah, terutama dengan alat yang ditusuk jari, sebenarnya Anda belum melakukannya dengan lengkap. Ada beberapa komponen kolesterol lain yang juga perlu Anda cek, di antaranya total cholesterol, HDL, dan Serum Tryglycerides.

“Sebenarnya yang dicek itu total kolesterolnya (dengan tusukan di jari), sedangkan pemeriksaan kolesterol ada empat,” terang dokter spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr. Franciscus Ari, SpPD.

Dari empat jenis tersebut, dr Ari menyebutkan bahwa LDL dan Tryglyceride adalah yang paling berbahaya. Sebab, LDL berfungsi sebagai pembawa kolesterol ke setiap pembuluh dan bisa menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit. Tak jarang hal ini berujung pada stroke. Sedangkan trygliceride adalah suatu jenis lemak yang berada pada aliran darah.

HDL atau biasa orang sebut sebagai kolesterol baik berfungsi sebagai yang membawa kolesterol kembali ke dalam liver untuk dimetabolisme. Untuk meningkatkan HDL, dr Ari menyebutkan bisa dengan mengasup omega 3 seperti minyak ikan, walnut, atau makanan lainnya yang kaya antioksidan.

Lalu, di angka berapakah LDL dan Triglyceride masih disebut normal? Menurut dr Ari, LDL baiknya kurang dari 100. Sementara itu, trygliceride yang ideal adalah yang kurang dari 150. Apabila angka tersebut jauh lebih tinggi, kondisi itu disebut dengan hiperkolesterol, yang dapat memancing penyakit jantung, stroke, hipertensi, pankrearitis bahkan gangguan jaringan otak atau alzheimer.

Ternyata, tingginya kadar kolesterol dapat meningkatkan risiko kanker prostat. “Pengujian yang dilakukan menemukan, kadar kolesterol dikaitkan dengan peningkatan yang cukup signifikan risiko kanker prostat stadium berat,” kata peneliti Juzar Jamnagerwalla dari Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles, Amerika Serikat.

Tetapi, tersebut masih membutuhkan pengujian lebih lanjut, apakah dengan penurunan kolesterol dapat mencegah atau mengobati kanker prostat.

Loading...