Perlu Kantongi Izin, Berikut Kisaran Biaya SLO Genset

Biaya SLO Genset - solucionesparlamentarias.comBiaya SLO Genset - solucionesparlamentarias.com

Pemakaian generator set alias genset dengan di atas 200 KVA (kilo volt ampere) ternyata harus mengantongi izin atau sertifikat laik operasi (SLO). Hal ini dilakukan supaya tidak tersandung masalah di kemudian hari. Pasalnya, penerapan regulasi ini dimaksudkan untuk keselamatan seperti yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagalistrikan, utamanya untuk mencegah terjadinya kebakaran dan karena tersengat . SLO genset ini tergantung dari besaran dayanya.

“Kalau di atas 200 KVA itu memang harus ada izinnya, sesuai UU 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan,” ujar Kasubdit Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim, AKBP Seber R Kombong, seperti dilansir Tribunnews.

Banyak bidang yang menggunakan genset di atas 200 KVA, seperti perhotelan, makan, perusahaan dagang, dan lain-lain. Akan tetapi, Seber mengatakan bahwa di Kalimantan Timur sebagian besar belum tahu terkait aturan tersebut. “Tidak cukup SLO (Standar Layak Operasi) saja. Namun pelaku usaha harus mengurus Izin Operasi (IO). Di bawah 200 KVA tak perlu,” ujarnya.

Berdasarkan UU No. 30 Tahun 2009, terdapat beberapa ketentuan izin pemakaian genset, di antaranya untuk kapasitas sampai dengan 25 KVA berupa usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri, kapasitas 25-200 KVA harus mendapatkan surat keterangan terdaftar dari Dinas ESDM dengan masa berlaku sampai genset tersebut rusak, serta kapasitas di atas 200 KVA harus memiliki izin operasi dari Dinas ESDM dengan masa berlaku 5 tahun.

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 08 tahun 2017 tentang SLO, biaya SLO untuk instalasi pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah daya tersambung sampai dengan 450 VA Rp40 ribu, 900 VA Rp60 ribu, 1.300 VA Rp95 ribu, 2.200 VA Rp110 ribu, 3.500 VA – 7.700 VA Rp30/VA, 10.600 VA – 23.000 VA Rp25/VA, 33.000 VA – 66.000 Rp20/VA, dan daya tersambung 82.500 VA – 197.000 VA Rp15/VA.

Kemudian biaya pemeriksaan dan pengujian instalasi pemanfaatan tenaga listrik tegangan rendah di atas kapasitas 197 kVA – 1 MVA Rp23/VA, di atas 1 MVA – 2 MVA Rp11/VA, 2 MVA – 3 MVA Rp9/VA, dan seterusnya.

Loading...