Penting untuk Perusahaan, Biaya Sertifikasi Ahli K3 Umum Capai Jutaan Rupiah

Pekerja Konstruksi Bangunan - www.rolandberger.comPekerja Konstruksi Bangunan - www.rolandberger.com

Dalam dunia kerja, dan keselamatan adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Oleh sebab itu, para pekerja di berbagai bidang seperti pertambangan, gas, konstruksi, dan lainnya perlu untuk memiliki K3 umum. Biaya dan K3 umum dipatok bervariasi, tergantung di mana sertifikasi diambil.

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di dilakukan sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Adapun biaya pelatihan dan sertifikasi ahli K3 umum berkisar antara Rp5,5 juta hingga Rp8,9 juta dengan sertifikasi dari Kementerian Ketenagakerjaan. Ada juga lembaga di Yogyakarta yang menyediakan training dan sertifikasi ahli K3 umum from home (dari rumah) di tengah pandemi -19 ini dengan biaya cukup murah, yakni Rp2.995.000 saja.

Tak ketinggalan, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pengembangan K3 Makassar pun mengadakan pelatihan kelas online K3 Corona. Pelatihan ini diadakan sebagai informasi, edukasi, dan konsultasi K3 Corona untuk tenaga kerja. “Di kelas online ini akan dibahas berbagai tema berkaitan dengan COVID-19 dari sudut pandang K3 yang dibutuhkan oleh tenaga kerja,” kata Kepala Balai Besar Pengembangan K3 Makassar (Sulawesi Selatan) Aminah, seperti dilansir Detik.

Aminah mengakui, di tengah kondisi seperti saat ini masih banyak tenaga kerja yang belum bisa bekerja dari rumah (work from home). Ada sejumlah pekerjaan yang menuntut kehadiran. “Para tenaga kerja ini tidak memiliki pilihan, masih harus keluar rumah dan bertemu dengan orang banyak dan tentu saja mereka menjadi rentan terpapar,” jelas Aminah.

Oleh sebab itu pihaknya mengadakan kelas online K3 Corona untuk tenaga kerja. Dalam kelas online tersebut dibahas sejumlah tema yang berhubungan dengan Covid-19 dari sudut pandang K3 yang dibutuhkan para tenaga kerja.

Aminah mengharapkan dengan adanya kelas online tersebut dapat meningkatkan kesadaran tenaga kerja supaya senantiasa menjaga protokol ketika bekerja dan tiba dari bepergian. “Sebagai makhluk sosial, ketika kita tatap muka dengan rekan-rekan meski secara online, dari aspek psikologis, juga mampu meningkatkan semangat kerja, memberi rasa nyaman dan meminimalisir rasa khawatir karena pandemi,” tutupnya.

Loading...