Penting untuk Legalitas Kemampuan, Segini Biaya Sertifikasi Adobe di Indonesia

Biaya Sertifikasi Adobe - www.suara.comBiaya Sertifikasi Adobe - www.suara.com

Untuk menjalankan program-program Adobe, rupanya dibutuhkan yang dinamakan Adobe Certified Associate (ACA). Program ini telah dikenal dan diakui oleh dunia kerja untuk menunjukkan tingkat kemampuan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi komunikasi visual Adobe, seperti Adobe Photoshop, Adobe InDesign, Adobe Illustrator, Adobe Dreamweaver, Adobe Flash, hingga Adobe Premiere Pro. Adobe ini bervariasi, tergantung di mana sertifikasi dilakukan.

Penyelenggaraan sertifikasi Adobe sendiri dilakukan oleh 2 lembaga testing internasional, yakni Certiport dan Pearson Vue. Adobe Certified Associate yang diakui oleh dunia. Saat ini juga telah ada perpanjangan tangan dari Certiport yang dikenal dengan lembaga sertifikasi lokal bernama IC Bridge. IC Bridge ini bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan tinggi di sejumlah kota di Indonesia.

Sebagai contoh, untuk sertifikasi Adobe di ITC (International Test Center) dikenakan biaya mulai Rp845 ribu, kemudian ACA Voucher with Retake biayanya Rp975 ribu, dan ACA Voucher with Retake and GMetrix Practice Test dikenai Rp1,3 juta. Ada juga lembaga lain yang mengenakan biaya sertifikasi Adobe Certified Expert (ACE) mulai Rp1 juta hingga Rp3 juta untuk Adobe certification sekaligus training. Jika lulus sertifikasi Adobe, peserta akan memperoleh sertifikat dalam versi digital dan/atau cetak serta memperoleh verify code yang merupakan identitas legal sang pemilik sertifikat.

Adobe System sendiri memang merupakan perusahaan software ternama yang fokus di bidang , animasi , dan pengembangan web. Adobe termasuk perusahaan software terbesar di dunia yang produknya pesat dan sudah banyak digunakan oleh individu, industri umum, maupun industri kreatif.

“Kondisi pasar saat ini sangat kompetitif hingga menjadikan situasi semakin sulit untuk mencari pekerjaan di bidang teknologi dan informasi. Validasi teknologi informasi dan komunikasi serta kemampuan berbahasa. Itulah yang harus Indonesia perbaiki. Terlebih dalam persaingan skala internasional, persaingan akan semakin ketat sehingga sangatlah penting bagi para desainer muda untuk memiliki sertifikasi Adobe,” kata Ismail Syah selaku Direktur Worldware Indonesia beberapa tahun silam saat mengadakan sertifikasi program Adobe CS5 di ITB.

Loading...