Lebih Praktis & Bersih, Segini Kisaran Biaya Potong di RPH

RPH (Rumah Potong Hewan)RPH (Rumah Potong Hewan)

Dibanding menyembelih sendiri, menggunakan rumah potong hewan (RPH) untuk memotong sebenarnya lebih praktis. Pasalnya, tiap RPH biasanya menyediakan yang sudah “all-in” yakni sudah termasuk pemotongan, pembersihan, hingga pengemasan. Di tiap daerah umumnya mengenakan potong yang bervariasi.

Bagi yang berdomisili di Kota Yogyakarta misalnya, dapat menggunakan jasa pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan. Setiap yang dipotong menjadi karkas di RPH Giwangan melalui Baznas Jogja dikenai biaya sekitar Rp500 ribu per ekor, sedangkan penyembelihan tiap ekor kambing jadi karkas -nya sekitar Rp100 ribu per ekor. “Penyembelihannya jadi karkas, jadi enam [bagian],” kata Sekretaris Baznas Jogja Misbahuddin bulan Juli 2020 lalu, seperti dilansir Harianjogja.

Sedangkan yang berada di Banjarmasin dapat berkunjung ke UPT rumah potong hewan (RPH) Kota Banjarmasin yang melayani pemotongan hewan kurban hingga pengemasan. “Bisa dipotongkan di RPH. Kalau pemotongan biaya administrasinya Rp40.000. Lalu ke pemilik sapi yang membersihkan dan mengemas biayanya kisaran Rp500.000 sampai Rp1.000.000,” kata Kepala UPT Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) Kota Banjarmasin, Agus Siswandi.

Adapun pemotongan sapi di RPH Banjarmasin dengan tarif tersebut sudah termasuk biaya potong, pembersihan daging sapi, pemisahan antara tulang dan daging, hingga pengemasan siap bagi untuk para penerima daging kurban.

Dibandingkan di RPH Jogja dan Banjarmasin, rupanya biaya potong di PD Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian, Surabaya jauh lebih mahal, khususnya pada masa pandemi (Covid-19) seperti saat ini. Pada Hari Raya Kurban beberapa waktu lalu, PD RPH Pegirian menaikkan harga jasa pemotongan hewan kurban 100% dari Rp1,2 juta menjadi Rp2,5 juta.

Sementara di Kabupaten Bandung, pihak Pemkab Bandung justru menggratiskan penyembelihan hewan qurban di RPH milik Kabupaten Bandung. Sebelumnya Kepala Dinas Kabupaten Bandung Tisna Umaran menegaskan bahwa kebijakan ini dilakukan supaya tidak ada kerumunan di masjid-masjid demi mencegah penularan Covid-19 saat Idul Adha yang lalu. Oleh sebab itu, biaya retribusi hingga upah pekerja di RPH ditanggung oleh Pemkab Bandung.

“Adapun beban yang menjadi RPH baik itu upah, , listrik, kita ajukan anggaran melalui anggaran perubahan diganti oleh kita sehingga panitia kecil di masjid yang melakukan pemotongan di RPH itu enggak usah bayar lagi untuk PAD-nya (retribusi) maupun untuk tukang potong, jadi itu gratis semua,” tandas Tisna.

Loading...