Mulai Dilirik Sebagai Sarana Investasi, Berapa Biaya Pencairan Reksadana?

Biaya Pencairan Reksadana - www.akseleran.co.idBiaya Pencairan Reksadana - www.akseleran.co.id

Di tengah kondisi yang tidak menentu seperti sekarang ini, rupanya masyarakat menjadi semakin sadar akan pentingnya investasi. Tak melulu terpusat pada logam mulia seperti , banyak pula orang yang mulai melirik investasi di bidang reksadana. Selain karena yang relatif bersaing, pencairan reksadana di beberapa lembaga pun kabarnya atau tak dipungut biaya.

Sebagai contoh, di Bibit para pengguna bisa mencairkan dana investasi kapanpun dengan cepat tanpa dikenai penalti. Meski demikian, investor tetap dikenai biaya untuk transaksi beli (subscription fee), transaksi jual (redemption fee), dan biaya pemindahan/tukar reksa dana (switching fee).

Sementara itu, menurut Bareksa, biaya yang ditanggung oleh investor saat berinvestasi reksadana pun tak jauh berbeda, yakni biaya pembelian unit penyertaan (subscription fee), kembali unit penyertaan (redemption fee), pengalihan unit penyertaan (switching fee), dan transfer bank terkait transaksi.

Nah, selama masa pandemi ini rupanya Tokopedia mencatatkan peningkatan investasi reksadana hingga 30% dibanding bulan biasa. “Ini saya rasa, saat pandemi, masyarakat sadar pentingnya investasi. Selama dua tahun ke belakang, transaksi Tokopedia Reksadana bertumbuh hampir 27 kali lipat. Sedangkan Jumlah pengguna yang terdaftar bertumbuh lebih dari 57 kali lipat,” kata Senior Lead Fintech Tokopedia Marissa Dewi, seperti dilansir Kontan.

Marissa menjelaskan, dalam penyediaan investasi reksadana tersebut Tokopedia bekerja sama dengan Bareksa yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menariknya lagi, para pengguna dapat mulai investasi reksadana pasar uang dengan modal mulai dari Rp10.000.

“Pendaftaran dan pencairan instan hanya dalam hitungan menit dan tanpa biaya. Keuntungan hingga 6,5% per tahun. Masyarakat juga bisa memilih opsi syariah juga ada fitur lain seperti dana impian dan langganan,” sambung Marissa.

Sementara itu, VP of Fintech and Payment Tokopedia, Vira Widiyasari mengungkapkan bahwa pihaknya tak menargetkan pertumbuhan pengguna maupun dana kelolaan Tokopedia Reksadana secara spesifik. Vira mengatakan, Tokopedia berharap akan semakin banyak masyarakat yang memakai produk tersebut. Tokopedia melayani lebih dari 50 opsi pembayaran dalam melakukan transaksi. Khusus Tokopedia Reksadana bisa menggunakan semua pembayaran, kecuali kartu kredit.

Loading...