Biaya Operasi Lebih Murah dari LASIK, Penderita Katarak Jawa Timur Tertinggi di Indonesia

Operasi MataOperasi Mata

Mata adalah salah satu bagian tubuh yang cukup vital. Maka dari itu, sudah selayaknya setiap individu menjaga matanya. Karena jika tidak dirawat dengan baik, akan timbul banyak gangguan yang dapat merusak mata kita. Salah satu penyakit mata yang sering terjadi yakni katarak. Katarak tersebut bisa ditangani dengan jalan operasi.

Katarak merupakan suatu kondisi di mana lensa mata mengalami kekeruhan. Hal ini terjadi karena pengaruh dari beberapa faktor, misalnya adanya kontak dengan cahaya ultraviolet dalam waktu yang lama, efek sekunder dari penyakit seperti diabetes, dan terpengaruh efek buruk radiasi. Faktor lain yang mempengaruhi timbulnya masalah katarak yakni usia yang sudah lanjut dan trauma.

Di Indonesia, salah satu daerah dengan jumlah katarak paling tinggi adalah . “ merupakan provinsi yang paling tinggi angka kebutaanya. Tingkat pravelensinya mencapai 4,4 persen dari warga yang berusia 50 tahun ke atas,” kata Budi Surahman, anggota Tim Seksi Penangulangan Buta Katarak, Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) , dikutip dari Tribunnews.

Selain faktor usia, kondisi geografi Indonesia yang beriklim tropis membuat tingginya paparan sinar matahari dan hal itu mempengaruhi lensa mata menjadi keruh. ”Katarak merupakan gangguan penglihatan yang paling banyak dialami oleh lansia. Banyak penderita katarak yang enggan operasi karena alasan biaya.” ungkap Kepala Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Mekar Satria Utama.

Biaya operasi katarak sebenarnya tidak mahal seperti biaya operasi LASIK. Biaya operasi katarak saat ini bahkan bisa dikurangi dan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Besar atau kecilnya biaya operasi katarak salah satunya ditentukan oleh pilihan lensa yang dipilih.  Komponen biaya lensa sangat besar pengaruhnya pada biaya operasi katarak.

Ada beberapa jenis lensa buatan yang dapat pasien gunakan, yakni, IOL monofokus asferik, IOL monofokus toric, dan multifokus.  Jika ingin biaya operasi katarak murah, pasien bisa memilih lensa yang harganya murah. Namun terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter, apa saja jenis lensa yang ada dan masing-masing keunggulannya.

Selain itu, murah dan mahalnya biaya operasi juga ditentukan dari teknik yang diambil oleh dokter. Ada teknik yang biayanya murah, ada pula teknik yang biayanya mahal. Teknik fakoemulsifikasi lebih mahal dibandingkan manual atau operasi ektrakapsular. Hal itu karena dengan teknik facoemulsifikasi lensa yang terkena katarak, dikeluarkan dengan cara dihancurkan dengan menggunakan gelombang ultrasonic, diganti dengan lensa buatan dalam waktu 15-20 menit. Untuk mendapatkan biaya murah, pasien bisa memilih teknik manual atau operasi ekstrakapsular.   

Selanjutnya,  jenis bius yang digunakan dalam operasi juga berpengaruh pada besar kecilnya biaya. Dalam hal ini, bius topikal/lokal biasanya lebih murah dibandingkan dengan bius total. Pada umumnya, bius yang digunakan dalam operasi katarak adalah bius topikal/lokal. Namun tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan bius total bila ada rekomendasi dari dokter.

Terlepas dari sejumlah faktor yang mempengaruhi murah atau mahalnya biaya operasi katarak. Secara umum, operasi katarak diperkirakan memerlukan biaya sekitar Rp3,5 jutaan hingga Rp26 jutaan untuk satu mata. Biaya tersebut dibedakan karena setiap operasi yang dilakukan tiap pasien pun tentunya juga berbeda, baik dari kondisi mata pasien, umur pasien, pelayanan, hingga jenis paket yang digunakan.

Di Tanah Air, hampir semua rumah sakit menyediakan atau operasi untuk katarak. Beberapa klinik kesehatan mata dan rumah sakit yang kerap menjadi rujukan untuk melakukan operasi buta katarak adalah RSUD, RSCM, Rumah Sakit Cicendo, dan Rumah Sakit Aini. Untuk mengatasi masalah pada mata ini, tak jarang pemerintah bekerja sama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia mengadakan operasi katarak gratis.

Loading...