Biaya Kuliah Tinggi & Persaingan Ketat, Kuota Jalur Mandiri UNESA Hanya 30%

Universitas Negeri Surabaya (UNESA) - terbaru.news

Selain SNMPTN dan SBMPTN yang diselenggarakan serentak secara , setiap perguruan tinggi negeri biasanya juga membuka mahasiswa baru lewat mandiri. Misalnya saja seperti Negeri (UNESA) yang biasanya mengadakan Seleksi Mahasiswa Baru (SPMB) mandiri setelah SNMPTN dan SBMPTN selesai digelar.

Tahun ini para pendaftar yang mengikuti tes SBMPTN akan menjadi bahan pertimbangan dalam tes jalur mandiri. Karena kuota seleksi mandiri di tiap PTN maksimal sebanyak 30% saja, maka seleksi jalur masuk PTN terakhir ini pun kian ketat.

Rektor UNESA, Prof. Warsono menjelaskan bahwa kebijakan menggunakan nilai tes SBMPTN untuk jalur mandiri masih belum dibahas teknisnya. Akan tetapi salah satu cara yang dapat dipakai adalah dengan memadukan nilai SBMPTN dengan nilai tes tulis pada seleksi mandiri. “Saya kira itu nanti jalannya,” ujar Prof. Warsono pada bulan Januari lalu.

Untuk mendaftar jalur mandiri UNESA, terdapat beberapa tes yang wajib diikuti oleh para pendaftar, yakni Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), Tes Kemampuan Dasar (TKD), dan Tes Keterampilan/wawancara.

seleksi jalur mandiri UNESA untuk tes tulis adalah sebesar Rp 150.000 (jalur Prestasi), sedangkan jalur reguler akan dikenai pendaftaran Rp 350.000 yang terdiri dari tes tulis Rp 250.000 dan wawancara Rp 100.000 per pilihan studi.

Besarnya biaya kuliah jalur mandiri UNESA ditetapkan berdasarkan UKT 4, UKT 5, dan UKT 6. Pasalnya mahasiswa jalur mandiri harus mendukung mahasiswa kurang mampu. “Bisa UKT 7, tapi jarang, mungkin hanya dua orang. Untuk UKT 7 pun biasanya yang dibayarkan di bawah Rp 7 juta,” kata Pembantu Rektor II UNESA, Tri Wrahatnolo.

Untuk UKT 4-6 UNESA menetapkan setidaknya ada 20% mahasiswa. Jadi jika total maba jalur mandiri adalah 30%, sekitar 20% maba akan dikenai UKT golongan 4-6. “Jadi, masih ada peluang bagi yang tidak mampu dan pintar UKT-nya bisa 1 dan 2,” ungkapnya.

Rentang UKT di UNESA untuk tahun lalu sendiri cukup lebar, yaitu berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 60 juta. “Terendah Rp 5 juta untuk program studi di FMIPA dan tertinggi Rp 60 juta untuk mahasiswa program studi Manajemen dan Akuntansi,” ucap Pembantu Rektor I UNESA, Yuni Sri Rahayu.

Loading...