Memiliki Pemandangan Indah Nan Eksotis, Berapa Biaya Pelesir ke Pulau Padar?

Biaya ke Pulau Padar - www.indozone.idBiaya ke Pulau Padar - www.indozone.id

Padar termasuk bagian dari keindahan yang terbentang di Taman Nasional Komodo. yang ingin berkunjung ke Pulau Padar pun tak perlu khawatir, karena pulau cantik nan eksotis ini tak dihuni oleh biawak atau komodo. Biaya untuk wisata ke Pulau Padar pun tidak terlalu mahal.

Wisatawan bisa naik ke Labuan Bajo dengan maskapai Garuda Indonesia, Batik Air, Nam Air, hingga Citilink dengan tiket berkisar mulai Rp1,3 jutaan jika berangkat dari Jakarta. Nah, setelah sampai di Labuan Bajo, travelers bisa naik melalui beberapa alternatif. Misalnya naik open deck komodo trip dengan tarif sekitar Rp600 ribu per orang (tur sehari meliputi Padar, Rinca, dan Pulau Komodo), sewa speed boat, atau sailing tour dengan pinisi atau medium.

Kemudian, wisatawan juga akan dikenai tiket masuk Pulau Padar yang jadi satu dengan tiket masuk TNK (Taman Nasional Komodo) seperti Pulau Komodo dan Pulau Rinca, lengkap dengan kegiatan snorkeling di kawasan TNK. Adapun harga tiket atau lokal meliputi karcis masuk kendaraan air kapal motor TNK sekitar Rp100 ribu, karcis masuk pengunjung TNK Rp5 ribu per orang per hari, karcis masuk kegiatan alam & pengamatan hidup liar TNK Rp10 ribu per orang, karcis kegiatan snorkeling TNK Rp15 ribu per orang, serta karcis kegiatan wisata alam penelusuran hutan, mendaki gunung TNK Rp5 ribu.

Sedangkan untuk masuk Pulau Rinca di hari yang sama akan ada penambahan retribusi dan jasa pemandu Pulau Rinca lagi dari pihak Dinas Pariwisata Daerah sebesar Rp50 ribu. Jika ingin menikmati keindahan Pulau Padar, setidaknya traveler harus bersiap melakukan trekking menaiki jumlah anak tangga sekitar 300.

Di masa pandemi (Covid-19) seperti sekarang, berkunjung ke Pulau Padar pun harus mematuhi protokol kesehatan. Misalnya saja melakukan pemesanan secara untuk dapat membatasi jumlah pengunjung, menyerahkan hasil rapid test atau swab yang menyatakan bebas Covid-19, mencuci tangan, dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh.

Menurut ranger Pulau Padar, Emanuel, kapasitas pengunjung saat ini masih diatur secara manual. “Karena akhir-akhir ini kami belum disosialisasi oleh tim yang mengatur semua booking online itu, banyak yang datang tidak booking, jadi ini masih proses. Insya Allah tahun depan,” tuturnya.

Loading...