Caranya Tak Terlalu Rumit, Berapa Biaya Jualan di Lazada?

Biaya berjualan di Lazada - waspada.co.id

saat ini begitu terbuka luas menerima banyak UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka hingga ke berbagai penjuru negeri. Lazada misalnya, sebagai salah satu platform terkemuka di Indonesia tidak mengenakan bagi para pedagang yang ingin mulai jualan. Terlebih syarat bagi para pedagang untuk di Lazada pun tak terlalu rumit.

Syarat untuk berjualan di Lazada sebagai marketplace perorangan hanya perlu mendaftar di laman Lazada, mengisi alamat dan dokumen penjual, upload foto produk yang dijual, dan seller pun bisa langsung berjualan secara gratis. Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh Lazada, mulai dari bebas komisi, bebas deposit, bebas ongkir (ongkos kirim), memiliki lebih dari 50 juta pengunjung, lebih dari 560 juta pembeli, dan aplikasi Lazada telah diunduh lebih dari 104 juta kali.

Para seller di Lazada kabarnya hanya dikenai komponen biaya seperti payment fee sebesar 1,8% dari barang, serta biaya pengiriman dan asuransi masih diberlakukan untuk semua pesanan seperti biasa. Menurut SVP Traffic Operations & Seller Engagement Indonesia, Haikal Bekti Anggoro, banyak fasilitas atau Lazada yang dapat dimanfaatkan oleh penjual.

Lazada juga memiliki Lazada University yang memberi materi dari paling dasar untuk penjual yang berjualan . “Kedua, ada Lazada Club atau komunitas antarseller. Di komunitas ini, para seller bisa sharing tips dan trik buat jualan . Lazada Club ada 26 kota. Kala pandemi ini nggak bisa pertemuan offline, jadi mereka bertemu di IG Lice, Zoom, dan TikTok,” beber Haikal.

Selain itu, Haikal menjelaskan bahwa Lazada adalah platform pertama yang membedakan aplikasi antara customer dan seller. Di aplikasi tersebut penjual dapat memanajemen tokonya dengan jelas dan komprehensif. “Lazada anglenya lebih mau realistis, nggak semua seller yang keren punya , tapi kita juga menyasar masih yang produksi rumahan, dikasih nama -nya sendiri, kita ingin menaikkan pride-nya mereka, karena the real UMKM adalah yang kecil-kecil. Jadi kita ingin kasih kesempatan yang setara, bukan hanya yang sudah populer di media sosial,” katanya.

Loading...