BI: Ekonomi Indonesia Kuartal III/2016 Mengalami Pertumbuhan 5%

Pertumbuhan Ekonomi IndonesiaFrom : //tahuberita.com/

Jakarta – Bank memprediksi pada kuartal III/ berada pada rentang 5% atau lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 5,18%.

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Solikin M Juhro menuturkan jika (PDB) kuartal III/2016 tak bisa lebih dari kuartal sebelumnya lantaran tingkat konsumsi masyarakat kembali normal, terutama usai melalui momen Idul Fitri.

Walau demikian, ekonomi di Tanah Air masih lebih baik daripada lain yang juga mengalami kelesuan ekonomi. Hingga saat ini konsumsi rumah tangga masih dapat menopang perekonomian Indonesia.

“Jadi kita melihat memang tidak sekuat yang sebelumnya tapi cukup tinggi juga. Kalau perkiraan memang sekitar 5%. Ini yang nanti akan masih didukung sektor permintaan rumah tangga konsumen yang cukup bagus,” ujar Solikin di Jakarta, Sabtu (5/11).

Langkah pemangkasan suku bunga acuan ke angka 4,75% menurut BI dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun ini. Pelonggaran kebijakan makroprudensial dengan menurunkan Loan to Value (LTV) atau uang muka KPR juga turut menguatkan pertumbuhan ekonomi.

“Ini diharapkan dampak dari kebijakan kita yang kemarin-kemarin melonggarkan dari sisi moneter dan makroprudensial bisa memberikan ruang lagi untuk kita tumbuh di triwulan keempat,” kata Solikin. “Sehingga, secara keseluruhan ekonomi kita setahun ini bisa tumbuh kalau di range kita 4,9% sampai 5,3%, paling 5%-5,1% itu sudah bagus di tengah ekonomi dunia yang seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Tahun depan, Solikin memprediksi perekonomian akan menguat lantaran adanya pertumbuhan , realisasi proyek infrastruktur, dan dampak penerapan amnesti . Di samping itu, harga komoditas seperti naiknya minyak sawit mentah, batu bara, dan nikel bisa memperkuat ekspor.

Loading...