Berkat Peringkat Utang Naik, Rupiah Dibuka Menguat 3 Poin Pasca Libur Natal

rupiah - blog.continentalcurrency.carupiah - blog.continentalcurrency.ca

Jakarta rupiah dibuka naik 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp 13.551 per di awal pagi hari ini, Rabu (27/12). Pada akhir pekan lalu, Jumat (22/12) rupiah berakhir melemah 0,01 persen atau 1 poin ke posisi Rp 13.556 per USD usai diperdagangkan pada rentang angka Rp 13.546 hingga Rp 13.565 per .

Pasca libur panjang Natal 2017, nilai tukar rupiah saat ini diprediksi akan bergerak sideways, walaupun menunjukkan adanya potensi penguatan terbatas. Di spot kemarin, Selasa (26/12) rupiah mengalami pelemahan tipis sebesar 0,06 persen ke Rp 13.554 per dolar AS.

Menurut Research & Analyst Valbury Asia Lukman Leong, keputusan pemeringkat Fitch Ratings yang menaikkan peringkat utang Indonesia dari BBB- menjadi BBB dengan outlook stabil rupanya jadi salah satu sentimen positif untuk mempertahankan posisi Garuda usai libur panjang. “Apalagi, sentimen eksternal minim karena pasar masih libur. Volume perdagangan juga berkurang akibat para pelaku pasar sudah mulai berlibur akhir tahun,” ujar Lukman, seperti dilansir Kontan.

Di sisi lain, berita tentang reformasi di Amerika Serikat tampaknya sudah tak lagi dianggap sebagai sebuah sentimen yang bisa mempengaruhi gerak mata uang global. Sebab para pelaku pasar menganggap pengesahan undang-undang reformasi AS oleh Presiden Donald Trump sebagai sesuatu yang sudah bisa diantisipasi. “Untuk sementara ini, reformasi lebih berdampak kepada pasar saham lokal AS,” tutur Lukman.

Sementara itu, Ekonom Bank Jateng, Nandi Wardhana juga mengungkapkan pendapat yang serupa. Momen libur Natal ini tampaknya malah mengakibatkan dolar AS kurang bertenaga di pasar spot. Nandi mengungkapkan bahwa akan ada berbagai ekonomi terbaru yang bakal dilaporkan oleh Amerika Serikat. Akan tetapi data-data ekonomi teranyar menurutnya tak akan terlalu mempengaruhi gerak dolar AS hari ini.

Loading...