Banyak Diburu, Harga Kayu Ulin Cenderung Mahal

kayu-ulin

ulin merupakan salah satu jenis khas yang saat ini cukup digemari. Kayu yang juga disebut dengan bulian atau kayu besi ini biasanya dimanfaatkan sebagai , seperti konstruksi , jembatan, tiang listrik, dan perkapalan. Di samping itu, kayu ini juga bisa diolah untuk kebutuhan lainnya, salah satunya untuk membuat septic tank.

Di sentra kayu Jalan Ahmad Yani KM 20,8, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Lianganggang, Banjarbaru, kayu ulin banyak yang diolah menjadi septic tank. Dalam sehari, tukang kayu dapat menyelesaikan empat buah septic tank dengan upah yang cukup menggiurkan, yaitu sekitar Rp150 ribu per hari.

“Tukang bisa menyelesaikan empat buah septic tank dalam sehari,” ujar salah satu kayu ulin di kawasan tersebut. “ terus , terutama ketika memasuki kemarau.”

Kayu ulin sendiri merupakan salah satu jenis kayu yang memiliki cukup mahal di . Harga kayu ini bisa mencapai Rp2 juta per meter kubik dengan panjang 1 meter. Mahalnya harga kayu ulin karena selain mulai langka, juga kualitas kayu yang dinilai lebih tinggi dibandingkan jenis kayu yang lainnya. “Kayu jenis ulin yang paling banyak diburu masyarakat karena dinilai memiliki kualitas tinggi, sehingga harganya juga paling mahal,” jelas Heru, salah satu pemilik usaha kayu di Bulungan, Kalimantan Timur.

Berikut kisaran harga kayu ulin di pasaran saat ini.

Ukuran (P x L x T)Harga per m2 (Rp)
1.200-2.000 x 80 x 17375.000
1.200-2.000 x 80 x 18450.000
1.200-2.000 x 80 x 19500.000
1.200-2.000 x 90 x 19550.000
1.200-2.000 x 10 x 19650.000
1.200-2.000 x 10 x 20750.000
Loading...