Bantu Atasi Sesak Napas, Harga Oxycan di Apotek Mulai Rp34 Ribuan

Oxycan merupakan tabung oksigen portable tanpa selang maupun regulator yang mudah digunakan dan praktis dibawa ke mana saja. Dengan keunggulannya tersebut, Oxycan menjadi salah satu barang medis yang bisa berguna sebagai pertolongan pertama ketika terjadi gangguan pernapasan atau sesak napas. Saat ini, Oxycan telah banyak dijual di berbagai dan toko kesehatan dengan mulai Rp34 ribu sampai Rp44 ribuan untuk kemasan kaleng 500cc.

Tabung oksigen portable ini sempat menjadi barang mewah ketika terjadi bencana asap di wilayah Riau pada tahun 2015 lalu. Kala itu, ketersediaan Oxycan di beberapa apotek di Pekanbaru (ibukota Riau) sudah habis sehingga membuat beberapa yang peduli membentuk gerakan dengan hashtag #sedekahoksigen melalui sosial.

“Awalnya, ide tersebut kami unggah ke Facebook dan beberapa grup kami di media sosial,” jelas Rinny Ermiyanti, salah satu penggagas gerakan tersebut. “Tiga hari pertama, gerakan ini memperoleh respons positif dari teman-teman, dan kemudian makin banyak orang yang menyumbangkan dana untuk membeli oksigen portable.”

Selain di Pekanbaru, gerakan #sedekahoksigen kala itu juga menjangkau Palembang, Jambi, dan Palangkaraya. Gerakan ini menyalurkan bantuan mereka dalam bentuk kaleng oksigen bermerek Oxycan yang mengandung 500cc oksigen yang jika dihirup secara terus-menerus akan habis dalam 30 menit. “Kami sengaja memilih oksigen dalam wadah portable agar bantuan ini menjangkau banyak warga,” timpal Fanny Herdina, rekan Rinny.

Seperti dijelaskan sebelumnya, saat ini sudah banyak apotek yang menjual Oxycan dalam kemasan 500cc. Di situs milik Apotek Medicastore, satu kaleng Oxycan kemasan 500cc ditawarkan dengan harga mulai Rp34.000. Sementara, Apotek Raya Medika menjualnya dengan harga mulai Rp38.000, dan Apotek K24 memasarkannya secara dengan harga mulai Rp44.000.

Untuk menggunakan tabung oksigen portable ini, cukup membuka tutup kecil yang terdapat pada bagian atas kaleng, lalu melepaskan penutup dan melekatkan pada kepala kaleng sebagai masker. Kemudian, tutup hidung dengan masker dan tekan kepala serta hirup dalam-dalam selama dua detik. Ulangi kegiatan ini lima sampai sepuluh kali atau sesuai kebutuhan.

Loading...