Balon Internet Google Loon Diterbangkan Untuk Pulihkan Internet di Puerto Rico

Balon Internet Google Loon Diterbangkan Untuk Pulihkan Internet di Puerto Rico

Beberapa waktu lalu kawasan Puerto Rico sempat dilanda oleh badai Irma dan Maria, akibatnya di Puerto Rico pun tersapu bersih. Namun kini masyarakat bisa kembali mengakses melalui stratosfer berkat bantuan yang diberikan Google melalui balon Google Loon. Kedua balon helium tersebut melayang 18 km di atas daratan.

induk Google, Alphabet Inc pada hari Jumat (20/10) lalu mengerahkan balon Project Loon yang menawarkan akses internet ke daerah terpencil di Puerto Rico yang masih merasakan dampak akibat badai Maria dan Irma. Pihak Alphabet juga memastikan bahwa dalam beberapa hari mendatang akan meluncurkan beberapa balon untuk memungkinkan masyarakat memperoleh yang lebih baik di daerah tersebut.

Berdasarkan data dari pihak Puerto Rico, sekitar 90% menara telekomunikasi di negara itu sudah tak berfungsi karena terkena badai. Oleh sebab itu kehadiran Google Loon sebagai pemancar koneksi internet dianggap sangat membantu mempercepat pemulihan di daerah yang mengalami bencana tersebut.

Balon bertenaga surya itu mengandalkan algoritma untuk navigasi yang memperhitungkan arah angin untuk membantu mereka tetap berada dalam posisinya. Layanan eksperimental ini hanya menyediakan sinyal internet pada siang hari. “Ini adalah pertama kalinya kami menggunakan mesin baru untuk mempelajari algoritma yang didukung agar balon tetap berkerumun di atas Puerto Rico, jadi kami masih mempelajari bagaimana cara terbaik untuk mengoperasikan ini,” kata Alastair Westgarth, kepala Project Loon, seperti dilansir DW.

“Ketika kita semakin terbiasa dengan angin yang terus bergeser di wilayah ini, kami berharap dapat menjaga balon di area di mana konektivitas dibutuhkan selama mungkin,” imbuh Westgarth.

Balon-balon helium tersebut dapat tetap berada di stratosfer selama lebih dari 100 hari dan setiap Loon dapat menyediakan transmisi data dalam rentang 100 km. baru Google ini membutuhkan konfigurasi pada perangkat gadget untuk terhubung, sehingga Google juga akan meminta vendor menyediakan pembaruan untuk perangkat buatan mereka.

Google Loon sebelumnya juga pernah dimanfaatkan untuk penanggulangan bencana banjir di Peru tahun lalu, Sri Lanka, Brasil, Indonesia, dan Selandia Baru. Selain sebagai penanggulangan bencana, Google Loon pun sengaja dihadirkan untuk memberikan layanan telekomunikasi, khususnya internet untuk separuh populasi dunia yang masih belum terjangkau.

Loading...