Awal Pekan, Rupiah Masih Mampu Melaju 0,16%

Rupiah menguatRupiah menguat pada perdagangan Senin (24/6) pagi - tempo.co

masih mampu melanjutkan tren positif pada Senin (24/6) pagi. Menurut laporan Index, Garuda mengawali dengan menguat 23 poin atau 0,16% ke level Rp14.135 per . Sebelumnya, spot sudah ditutup naik 28 poin atau 0,19% di posisi Rp14.155 per pada akhir pekan (21/6) kemarin.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang melacak pergerakan terhadap mata uang utama lainnya terpantau melemah 0,084 poin atau 0,09% ke level 96,136 pada pukul 08.46 WIB. Sebelumnya, mata uang Paman Sam dibuka menurun tipis 0,038 poin atau 0,04% ke level 96,182, setelah pada akhir perdagangan Jumat lalu ditutup drop 0,409 poin atau 0,42% di posisi 96,220.

“Rupiah diprediksi melanjutkan penguatan seiring dengan prospek pertumbuhan dalam negeri yang lebih baik menyusul langkah Bank Indonesia yang mempertahankan acuan di level 6% dan menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar 50 basis poin,” ujar Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir Bisnis. “Kebijakan ini dinilai dapat meningkatkan likuiditas perbankan sehingga meningkatkan pertumbuhan kredit menjadi 10-12%.”

Nyaris senada, konom Uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, dikutip Kontan, menuturkan bahwa rupiah masih berpeluang menguat pada awal pekan, meski relatif terbatas. Tidak berubahnya suku bunga Bank Indonesia masih menjadi katalis positif, selain sentimen The Fed yang bersikap dovish untuk mempertahankan suku bunga mereka.

“Di sisi lain, sentimen domestik bisa mengganjal laju rupiah besok, yakni data neraca perdagangan Indonesia yang diprediksi masih bakal mengalami defisit, meski tidak sebesar defisit periode sebelumnya,” ulas Reny. “Kemungkinan defisit menekan rupiah di antara sentimen positif, yang bakal bergulir di kisaran Rp14.105 hingga Rp14.220 per dolar AS.”

Loading...