Antisipasi FOMC Meeting, Rupiah Dibuka Rebound

rupiah - www.newsth.comrupiah - www.newsth.com

kembali bergerak pada awal dagang Selasa (12/12) ini menjelang rapat . Menurut Index, mata uang Garuda membuka hari ini dengan tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp13.551 per AS. Sebelumnya, spot harus ditutup melemah 2 poin atau 0,01% di posisi Rp13.552 per AS pada Senin (11/12) kemarin.

Pada pekan ini, Federal Reserve memang dijadwalkan akan melangsungkan rapat bulanan, yang diprediksi bakal menaikkan tingkat acuan mereka. Kenaikan AS sudah diperkirakan bakal terjadi sejak beberapa bulan terakhir, sehingga agaknya sudah mengantisipasi dan percaya diri akan hasil rapat Federal Reserve.

“Kenaikan suku bunga AS sudah diantisipasi oleh pasar, rupiah mungkin akan melemah tetapi dalam rentang terbatas, dan malah bisa menguat jika The Fed memberi outlook ekonomi tahun depan yang dovish,” papar Research & Analyst Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra. “Potensi rebound rupiah bila proyeksi ekonomi AS memberikan sinyal negatif pada potensi kenaikan suku bunga tahun depan.”

Senada, Analis PT Central Capital Futures, Wahyu Tribowo Laksono, menuturkan bahwa jelang rapat Federal Reserve besok waktu setempat, fundamental rupiah untuk perdagangan hari ini terlihat tertahan. Teknikal pergerakan pasangan USD/IDR memberikan sinyal bullish bagi dolar AS, yang terlihat dari formasi grafik indikator moving average (MA) memberikan formasi bullish dan indikator moving average convergence divergence (MACD) di area positif.

“Pada pekan rapat Federal Reserve, mata uang domestik tidak akan terbanting terlalu parah karena kenaikan suku bunga AS sudah diantisipasi cukup lama,” tutur Wahyu. “Pasar juga memiliki kecenderungan ‘beli rumor dan menjual fakta’, sehingga berpotensi membuat dolar AS melemah pada awal tahun depan, seperti setelah December Hike 2016 lalu.”

Menurut Wahyu, pada transaksi hari ini, mata uang Garuda berpotensi menguat dan bergerak di kisaran Rp13.520 hingga Rp13.560 per dolar AS, dengan rentang Rp13.540 hingga Rp13.650 per dolar AS dalam sepekan. Sementara, Putu berpendapat bawah rupiah pada hari ini akan bergulir di kisaran Rp13.525 hingga Rp13.560 per dolar AS.

Loading...