Andalkan Sistem Traksi, Berapa Harga ProExtender di Indonesia?

ProExtender - www.proextender.co.za

Para pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi atau permasalahan lain pada vitalnya biasanya ragu untuk berkonsultasi dengan . Oleh sebab itu, beberapa kalangan justru memutuskan untuk mempercayakan urusan organ pribadi mereka pada alat-alat yang diklaim dapat memperpanjang penis atau mengatasi penis yang bengkok seperti Proextender. Proextender Indonesia relatif dan berkisar di angka jutaan rupiah.

Pihak Proextender Indonesia menyediakan beberapa , mulai dari yang termurah Original Pro Extender yang seharga Rp 2,5 juta per set, kemudian ada Deluxe Pro Extender dengan case berbahan metal yang Rp 3,75 juta, Original harga Rp 3 juta (sudah termasuk alat ProExtender, 1 botol VigRX pil, 1 botol Semenax pil, dan CD tutorial), serta Deluxe System harga Rp 4 juta.

ProExtender diklaim dirancang untuk memberikan traksi atau tarikan yang tidak berbahaya dan tidak menyakitkan dan akan menarik penis secara lembut. Cara kerja ProExtender akan secara bertahap meningkatkan kekuatan untuk memanjangkan bagian batang penis. Dengan sistem ini, ProExtender dipercaya dapat membantu pengembang sel-sel dan memperpanjang penis secara bertahap.

Alat yang diciptakan oleh ahli bedah operasi Dr. Jorn Ege Siana MD sejak tahun 1994 silam ini diklaim tidak memiliki efek samping dan bisa menambah panjang penis hingga beberapa sentimeter. Menariknya, alat ini kabarnya telah direkomendasikan oleh dokter di 29 negara, 60 rumah sakit, dan klinik di Spanyol.

Akan tetapi kebenaran dan tingkat efektivitas produk ProExtender masih belum bisa dibuktikan secara nyata lewat sejumlah penelitian yang mendukung. “Tidak ada yang efektif sebagai cara memperbesar penis, termasuk tindakan operasi. Meskipun memang satu-satunya cara memperbesar penis adalah melalui operasi, namun pembesaran penis dengan cara operasi tersebut ternyata tidak efektif,” kata dr. Kartika Mayasari, seperti dilansir Klikdokter.

“Produk-produk yang memberi janji dapat memperbesar kemaluan justru dapat ‘merusak’ kemaluan itu sendiri. Banyak produk yang ditawarkan dengan janji bahwa produk tersebut dapat memperbesar penis. Namun tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung penggunaan metode-metode non-operatif untuk memperbesar penis, dan secara tidak dianjurkan pembesaran penis dengan cara operasi hanya untuk alasan kosmetik,” imbuh dr. Kartika.

Menurut dr. Kartika, penggunaan alat-alat yang diklaim dapat memperbesar penis justru bisa berpotensi menimbulkan efek samping seperti impoten. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan dapat mempertimbangkan secara matang jika ingin menggunakan alat-alat semacam ProExtender.

Share this post

PinIt
Loading...
scroll to top