Agustus 2016, Penjualan Mobil di ASEAN Tumbuh 8%

mobil di kawasan semakin menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Pada Agustus 2016, penjualan mobil baru di enam utama kawasan ini tumbuh sekitar 8%. Sebelumnya, pada semester awal 2016, penjualan kendaraan roda empat di Asia Tenggara sekitar 3%.

Penjualan mobil baru di enam negara utama Asia Tenggara pada bulan Agustus 2016 mencapai 276.000 unit, sekaligus menandai pertumbuhan kelima secara berturut-turut. Di , pasar terbesar di kawasan ini, penjualan mobil baru meningkat 6% menjadi 96.000 unit sekaligus menjadi kenaikan penjualan selama lima bulan beruntun.

Mobil Calya produksi Toyota yang pertama kali dirilis pada awal Agustus menjadi salah satu penyumbang angka penjualan terbanyak di Indonesia. Sejak diluncurkan pada 1 Agustus, mobil low cost and green car (LCGC) ini telah berhasil terjual sebanyak 8.266 unit dalam kurun waktu 30 hari. Dan, hingga 18 September 2016, angka pemesanan untuk mobil MPV tujuh penumpang itu telah mencapai 21.700 unit.

Sementara itu, di Thailand sekaligus pasar terbesar kedua, penjualan mobil baru menunjukkan peningkatan sebanyak 3% menjadi 63.000 unit setelah sebelumnya mengalami penurunan penjualan di bulan Juli. “Dirilisnya model baru dan langkah stimulus yang diambil mampu mendongkrak angka penjualan mobil,” kata Toyota.

Di Filipina, Vietnam, dan , pertumbuhan penjualan mobil baru juga tumbuh dua digit. Namun, di Malaysia, angka penjualan mobil baru justru turun 2% menjadi 52.000 unit, sekaligus menandai penurunan penjualan selama delapan bulan beruntun. Meski pabrikan lokal seperti Perodua dan Proton Holdings merilis sedan baru, tetapi sentimen konsumen tetap lemah akibat perlambatan ekonomi dan melemahnya nilai tukar mata uang ringgit.

Loading...